31.1 C
Jakarta
Minggu, Februari 5, 2023
BKD Pemalang
HUT Kabupaten Pemalang

Masjid Raya Al Jabbar Diresmikan Besok, Digagas Ahmad Heryawan Diselesaikan Ridwan Kamil

Mediaseruni.co.id, BANDUNG JABAR – Bergetar tangan mantan gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ketika melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Al Jabbar di Gedebage, Kota Bandung.

Pembangunannya sendiri rencananya diresmikan besok 30 Desember 2022, setelah 2016 lalu gagasan membangun masjidnya diluncurkan dan baru akhir 2017 lalu tender pembangunan diselesaikan, dilanjutkan peletakan batu pertama.

“Wajar jika banyak kendala, tapi semua bisa diatasi. Tangan saya bergetar membayangkan akan ada masjid besar dengan kemampuan menampung 30.000 jamaah di bagian dalam,” ucap Ahmad Heryawan, Kamis 30 Desember 2022.

Jika ditambah dengan bagian halaman masjid, sambung mantan gubernur Jabar ini, maka bisa 50.000-an jemaah. “Ini sangat luar biasa,” pungkas Heryawan.

Heryawan menyebut gagasan pembangunan Masjid Al Jabar diluncurkan setelah berdiskusi panjang dengan Ridwan Kamil, ketika itu Walikota Bandung.

Namun dalam realisasinya sejumlah kendala terjadi. Diantaranya anggaran yang sangat besar banyak dipermasalahkan dan dianggap bukan prioritas.

Padahal menurutnya, penganggaran bisa dilakukan multi years, sama seperti besarnya anggaran untuk BOS (pendidikan), perbaikan jalan, bahkan Pekan Olahraga Nasional (PON) saja bisa disediakan.

“Dengan berbagai argumen dan perencanaan matang, hambatan yang ada termasuk hambatan pemikiran, akhirnya bisa diatasi dengan baik,” ujar Heryawan.

Kendala berikutnya masalah pembebasan lahan. Harga tanah semakin mahal, sehingga memerlukan waktu pembebasan lahan sekitar dua tahun.

Berikutnya muncul masalah dalam penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), yang wajar karena lahan dan bangunan yang sangat besar memerlukan ketelitian ekstra. Dan, terakhir gagalnya tender pertama di awal tahun 2017.

Perlu diketahui Masjid Al Jabbar memiliki kontruksi bangunan yang megah dan istimewa. Selain sebagai tempat beribadah, Masjid Al Jabbar mempunyai fungsi edukasi, wisata dan sosial.

BACA JUGA:  Disalurkan Hari Ini, Ojeg Pangkalan di Garut Dapat BLT BBM

Manajer Produksi Proyek Pembangunan Masjid Al Jabbar Affy Primadhian menuturkan, ada banyak keistimewaan dalam masjid yang didesain langsung Gubernur Jabar Ridwan Kamil sewaktu masih jadi Wali Kota Bandung tersebut, terutama dari sisi konstruksi.

Salah satunya, bangunan utama tanpa tiang tengah. “Pembangunan Masjid Al Jabbar ini banyak hal istimewanya, terutama dari segi desain yang sudah dirancang sendiri oleh Bapak Ridwan Kamil. Suatu tantangan buat kami untuk menyelesaikan pekerjaan ini agar sesuai desain yang diharapkan,” ucapnya.

Menurut Affy Primadhian, ada banyak tantangan yang dihadapinya. Namun, perlahan dan pasti, satu per satu konstruksi Masjid Al Jabbar dapat terealisasi sesuai dengan harapan.

“Tantangannya banyak sekali karena desain yang diberikan Pak Ridwan Kamil ini sangat unik. Jadi bagi kami pelaksana konstruksi harus benar benar berpikir bagaimana caranya mewujudkan bentuk yang diharapkan,” ucapnya.

Meski menghadapi banyak tantangan, Affy Primadhian dapat menyelesaikan dengan sebaik-baiknya. Ia pun merasa bangga dapat terlibat dalam pembangunan Masjid Al Jabbar yang akan menjadi ikon Provinsi Jabar.

Sementara itu, Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jabar Gunawan menuturkan bahwa Masjid Al Jabbar dapat menjadi ruang edukasi keislaman. Selain museum Nabi Muhammad SAW, terdapat taman-taman tematik.

“Fasilitas di Masjid Al Jabbar ini yang pertama tentunya sarana beribadah, area untuk salat. Kemudian yang kedua, area untuk pameran. Jadi kita punya museum terkait dengan perkembangan Islam, mulai dari zaman Nabi Muhammad sampai ke Indonesia,” ucap Gunawan.

Kemudian, sambung Gunawan, ada juga area untuk lanskap. Ini area yang mengelilingi masjid di luar dari embung atau retensi. Ada taman-taman yang memiliki tema.

BACA JUGA:  Hari Ke-2 Papua Barat Berkarya Kodam XVIII/Kasuari Tambah Ramai Dikunjungi Masyarakat

Contohnya, ada taman Nabi Adam, ada taman Nabi Nuh, ada taman Nabi Ibrahim, kemudian ada juga taman Nabi Yunus. Di situ menggambarkan bagaimana kisah-kisah nabi-nabi. (Mds/hms)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
48PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: