KARAWANG, MEDIASERUNI.CO.ID - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimasa pandemi Covid-19 dilakukan secara daring, salah satunya adalah SMPN 2 Pangkalan Kabupaten Karawang. Hal ini sesuai arahan dan petunjuk teknis pelaksanaan MPLS dari Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang.
MPLS SMPN 2 Pangkalan dilaksanakan selama 5 hari dimulai Senin hingga Jumat mendatang. Seperti terlihat pada Rabu (15/7/2020), aktivitas sekolah nampak sepi semua murid melaksanakan MPLS dirumah terkecuali guru atau wali kelas yang melakukan pekerjaannya di Sekolah.
Nova Herlina M.Pd Ketua Pelaksana MPLS sekaligus Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMPN 2 Pangkalan MPLS di SMPN 2 Pangkalan mengatakan MPLS Tahun ini dilakukan secara daring.
“Kami lakukan MPLS sesuai dengan petunjuk teknis dari Disdikpora siswa melakukan MPLS online di rumah masing-masing, kendala memang ada terlebih mayoritas siswa yang masuk dari kalangan menengah kebawah kadang anak-anak atau keluarganya belum punya handphone atau tidak ada sinyal, tapi sementara ini masalah tersebut bisa diatasi,” ujar Nova.
Sementara, disinggung mengenai teknis, Sekretaris pelaksana MPLS SMPN 2 Pangkalan Ragil Risandhi, S.Pd mengatakan bahwa teknis pelaksanaan MPLS melalui sistem WhatsApp grup.
“Kita lakukan daring dengan cara sederhana, pagi-pagi absen anak-anak mengirimkan foto diri melalui grup WhatsApp, kemudian bentuk pengajaran dikirimkan melalui link video di WhatsApp mereka tinggal menonton, lalu tugas anak-anak juga dikirimkan di grup WhatsApp berupa pertanyaan berbentuk gambar, atau via google classroom, nanti anak-anak setor tugas juga sama bisa ditulis dibuku masing-masing kemudian difoto dan dikirimkan ke grup WhatsApp.” Tutur Ragil.
Secara terpisah, Siti Karmila Anggreyani Calon Siswi SMPN 2 Pangkalan ketika ditemui dikediamannya didesa Kertasari Kecamatan Pangkalan, juga menceritakan suka dukanya dalam kegiatan MPLS.
“Saya kebetulan menggunakan Hp bapak, MPLS daring ini pengalaman baru, kami beruntung bisa MPLS daring tentu ini tidak dirasakan Kakak Kelas kami atau adik kelas kami, menurut saya ini hal yang spesial,” ungkap Siti Karmila sembari mengisi tugas daringnya.
Masih dikatakan Siti, dirinya mengakui mengalami berbagai kendala. “Susahnya tetap ada dirumah saya susah signal, kadang sukit buka video muternya lama, atau kehabisan kuota terpaksa tertunda harus beli kuota dulu.” Tutupnya sambil tersenyum.
Wartawan: Irvan Maulana
Editor: Mayadasari




