KARAWANG, MEDIASERUNI.CO.ID - Gubernur, Pangdam Siliwangi, Kapolda Jawa Barat dan Bupati Karawang mengunjungi Pasar Tertib Ukur Johar, Kabupaten Karawang, Jumat (29/1/2021).
Diketahui, Pasar Johar merupakan pasar tertib ukur di Kabupaten Karawang sebagai pasar percontohan di Jawa Barat yang tetap aktif menerapkan protokol kesehatan dengan konsep Social Distancing.
Kedatangan Gubernur beserta Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Barat ialah untuk memantau pasar Johar dalam standarisasi penerapan protokol kesehatan.
Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat mengapresiasi bahwa pasar johar sebagai pasar tertib ukur diungkapkan oleh Novit Muhendar selaku Manager Pengelolaan dan Pemasaran. “Alhamdulillah kita mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Barat yaitu Kang Emil,” ujar Novit sambil tersenyum.
Baca Juga : Dokter Gigi Nanik: Vaksin Sinovac Terasa Hangat, Senin Lusa Giliran Nakes
Ditambahkan oleh Novit, bahwa Pasar Johar selaku pasar tertib ukur selalu menerapkan kewajiban protokol kesehatan bagi para produsen dan konsumen.
“Kami selalu memerintahkan kepada para pedagang dan pembeli agar menerapkan protokol kesehatan, apabila ada pembeli dan penjual tidak menggunakan protokol kesehatan maka kami tindak dengan tegas berupa tidak boleh melakukan transaksi nagi pembeli dan penjual serta tidak diperbolehkan untuk memasuki area pasar,” tegasnya.
Baca Juga : Asep Aang juga Tidak Divaksin karena Penyintas Covid 19
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa sepanjang pandemi ini ada sekitar 650 kios yang masih tetap melakukan aktivitas dalam penjajakan barang dagangan. “Ada sekitar 650 kios yang masih beroperasi dan pendapatan mereka mencapai di angka 65%,” kata dia.
Ditambahkan Novit, di masa pandemi ini Kabupaten Karawang selama 6 pekan masuk zona merah, namun tidak pernah ada pedagang dan penjual yang positif Covid-19.
“Sekitar 5 bulan yang lalu ada Swab Test dan Rapid Test para pedagang dan pembeli tidak ada yg terkonfirmasi positif Covid-19, dan hal itu saya katakan sampai sekarang tidak ada yang terkonfirmasi positif Covid-19,” pungkasnya.
Wartawan : Muchtar
Redaktur : Mayadasari




