Karawang, mediaseruni.co.id - Meski kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang mengalami penurunan, namun belum membuat wilayah itu terbebas dari status zona merah. Untuk itu Puskesmas Loji melakukan vaksinasi jemput bola dengan mengunjungi desa-desa di wilayah tugasnya.
Kepala Puskesmas Loji H. Ujang Suryana mengatakan itu kepada mediaseruni.co.id, Senin 12 Juli 2021. “Alhamdulilah, dari 357 orang yang terkonfirmasi kini hanya 181 orang dan 176 sudah sembuh,” kata Ujang, di Desa Cintalaksana Kecamatan Tegalwaru saat kegiatan vaksinasi jemput bola.
Ujang menuturkan, penurunan tersebut berkat kerja keras aparatur pemerintah kecamatan dan desa-desa bersama TNI Polri di wilayah Kecamatan Tegalwaru dalam menegakkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ketat.
“Kami lakukan woro-woro setiap jam 20.00 Wib apalagi Sabtu dan Minggu dari pagi kita lakukan woro-woro,” ujar Ujang, dan menambahkan woro-woro tersebut dilakukan sebagai pemberitahuan vaksinasi jemput bola, selain tindakan nyata melakukan operasi yustisi oleh petugas.
Selain woro-woro dan operasi yustisi, secara rutin Puskesmas Loji juga melakukan vaksinasi jemput bola. Hal itu, kata Ujang dilakukan dengan cara mengunjungi desa-desa di wilayah Kecamatan Tegalwaru.
“Target kami 100 orang per hari,” ucap Ujang. Sehingga dengan cara seperti ini program vaksin bupati dan wakil bupati dengan target 70 persen warga Karawang tervaksi bisa terlaksana secara optimal.
Selain di Desa Cintalaksana yang dilakukan vaksinasi hari ini, kata Ujang, rencananya vaksin jemput bola ini akan dilakukan juga pada Selasa ke Desa Cigunungsari, Rabu ke Desa Kutalanggeng dan Kamis Desa Mekarbuana. “Kami hanya meminta libur Sabtu dan Minggu saja,” jelasnya.
Libur hari Sabtu dan Minggu perlu agar nakes juga tetap sehat dan bisa tetap optimal bekerja. Apalagi hingga saat ini mesti sudah banyak pasien terpapar yang sembuh namun belum membuat Kecamatan Tegalwaru keluar dari status zona merah kasus Covid-19. (Mya/Mds)










