mediaseruni.co.id – Aida S Budiman calon tunggal Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia memaparkan strategi ambisiusnya di hadapan anggota dewan. Dalam sesi penilaian ketat di DPR ia mengungkapkan visi untuk menjadikan BI sebagai motor penggerak ekonomi nasional yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Aida menegaskan komitmennya untuk menempatkan Bank Indonesia sebagai institusi perbankan sentral terkemuka di antara negara-negara berkembang. Tujuannya jelas memberikan dampak positif signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kredibilitas BI akan dijaga melalui kebijakan yang selaras dengan praktik terbaik global namun tetap mengutamakan efektivitas yang relevan dengan kebutuhan domestik.

Untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut Aida merancang tiga pilar utama yang disebutnya sebagai pendekatan Adaptif Inovatif dan Akseleratif. Pertama Adaptif berarti Bank Indonesia harus gesit merespons dinamika perubahan lanskap ekonomi dan infrastruktur di tanah air. Sinergi kuat dengan instrumen kebijakan fiskal dan lembaga keuangan seperti Danantara menjadi kunci.

Related Post
Kedua Inovatif menuntut BI untuk selalu berpikir dua langkah ke depan dalam merumuskan kebijakan. Ini tentang menciptakan solusi baru yang progresif dan antisipatif. Terakhir Akseleratif fokus pada kecepatan dan ketepatan eksekusi kebijakan. Setiap langkah harus terukur dengan target capaian yang jelas untuk memastikan dampak maksimal.
Aida menambahkan bahwa adaptasi menjadi krusial mengingat pesatnya pembangunan infrastruktur dan berbagai perubahan yang terjadi. Ia menekankan bahwa pembahasan infrastruktur pemerintah tidak hanya melibatkan aspek fiskal tetapi juga peran penting Danantara dalam ekosistem ekonomi.







Tinggalkan komentar