JAKARTA – Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global, Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) bersama PT Infovesta Utama mengambil langkah strategis yang tidak konvensional. Mereka sukses menggelar Padel Tournament 2026 di MR. Padel Cipete, Jakarta Selatan, pada Sabtu (24/1/2026). Acara ini, yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 15.00 WIB, bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sebuah platform krusial untuk memperkokoh ekosistem pasar modal nasional dan membangun optimisme di awal tahun yang penuh tantangan.
Direktur Eksekutif AEI, Gilman Pradana, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai katalisator penguatan jaringan (networking) dan semangat sportivitas di kalangan pelaku industri. "Mengawali 2026, tahun yang diprediksi penuh dinamika bisnis, turnamen padel ini menjadi momentum vital untuk menumbuhkan optimisme, sportivitas, dan koneksi yang solid," ujar Gilman, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi di tengah volatilitas pasar.
Turnamen ini berhasil menarik partisipasi 131 individu dari berbagai spektrum pasar modal. Gilman merinci, sekitar 30 persen peserta berasal dari kalangan emiten, sementara sisanya merupakan representasi kunci dari investor institusi, manajer investasi, perusahaan asuransi, dana pensiun, hingga perantara pedagang efek. Kehadiran perwakilan dari 75 entitas perusahaan ini menciptakan sebuah forum informal yang kaya akan potensi kolaborasi dan pertukaran informasi.

Related Post
"Ini adalah linkage yang sangat strategis di pasar modal," tambah Gilman. "Adanya pertemuan antara pengelola aset, sekuritas, investor institusi, dan emiten secara langsung merupakan wadah networking yang tak ternilai." Interaksi lintas sektor ini diharapkan mampu memicu sentimen positif yang tidak hanya terbatas pada euforia sesaat, melainkan berpotensi memberikan dampak riil terhadap dinamika pergerakan pasar, mendorong likuiditas, dan memfasilitasi peluang investasi baru.
Dengan pendekatan yang inovatif ini, AEI dan Infovesta Utama menunjukkan bahwa penguatan fondasi pasar modal membutuhkan lebih dari sekadar kebijakan formal. Melalui platform seperti turnamen padel, mereka berupaya membangun kepercayaan dan kolaborasi yang esensial untuk menjaga resiliensi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2026.









Tinggalkan komentar