mediaseruni.co.id – Keakuratan dalam pengukuran volume gas menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan operasional serta aspek niaga di sektor energi nasional. Mengingat peran gas bumi yang sangat vital dalam mendukung kebutuhan energi di Indonesia, ketepatan data pengukuran menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh proses penyaluran berjalan secara transparan dan efisien.
Menyadari pentingnya hal tersebut, langkah strategis kini diambil untuk memperkuat keandalan alat ukur gas di seluruh Indonesia. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan bahwa setiap perangkat yang digunakan dalam distribusi gas telah memenuhi standar teknis yang ketat melalui proses tera dan tera ulang secara berkala. Langkah ini diambil guna menjamin bahwa hasil pengukuran volume gas benar-benar akurat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam upaya memperkuat sistem pengawasan ini, PT PGAS Solution, yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina, telah menjalin sinergi erat dengan Direktorat Metrologi. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh infrastruktur pengukuran gas di tanah air memiliki tingkat keandalan yang tinggi, sehingga mendukung kelancaran operasional serta kepastian hukum dalam transaksi energi.

Related Post
Sinergi strategis ini secara resmi dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama terkait pelaksanaan tera dan tera ulang meter gas beserta seluruh perangkat pendukungnya. Prosesi penandatanganan tersebut dilaksanakan di Kantor Direktorat Metrologi, Bandung, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Langkah ini menandai babak baru dalam standarisasi metrologi pada industri gas bumi di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas kalibrasi guna mendukung pengujian alat ukur gas yang lebih komprehensif. Salah satu poin penting dalam kolaborasi ini adalah pemanfaatan fasilitas kalibrator milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), selaku Subholding Gas Pertamina. Pemanfaatan teknologi dan fasilitas ini akan difokuskan pada pengujian meter turbin gas beserta perlengkapannya agar selalu dalam kondisi prima.
Dengan adanya penguatan sistem metrologi ini, diharapkan tidak ada lagi keraguan dalam pencatatan volume gas yang disalurkan dari hulu ke hilir. Akurasi yang tinggi akan memberikan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari produsen, distributor, hingga konsumen akhir. Selain itu, hal ini juga akan memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui tata kelola infrastruktur gas yang lebih modern, terukur, dan akuntabel.
Upaya berkelanjutan ini menjadi bukti nyata komitmen sektor energi Indonesia dalam mengadopsi standar internasional guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berbasis pada efisiensi energi. Dengan alat ukur yang terverifikasi secara resmi, integritas data dalam industri gas bumi akan semakin terjaga, menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif di pasar energi global.









Tinggalkan komentar