JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka gerbang kesempatan emas bagi masyarakat Indonesia yang berambisi meningkatkan kompetensi dan daya saing di pasar kerja. Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 kini resmi dibuka, mengundang para calon peserta untuk segera mendaftarkan diri melalui platform digital Kemnaker.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang relevan dengan kebutuhan industri. Proses pendaftaran dirancang sangat efisien dan sepenuhnya berbasis daring, memastikan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat yang memiliki semangat untuk berkembang. Melalui portal SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker, calon peserta dapat mengikuti alur pendaftaran yang telah disederhanakan, mulai dari pembuatan akun hingga tahap seleksi awal. Ini merupakan langkah strategis Kemnaker dalam memanfaatkan teknologi untuk pemerataan akses pendidikan vokasi.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menegaskan komitmen pihaknya terhadap transparansi dan kemudahan akses. "Kami mendesain seluruh proses pendaftaran agar mudah dijangkau dan transparan. Peserta hanya perlu mengikuti panduan alur melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker, mulai dari registrasi akun hingga penyelesaian asesmen kesiapan," jelas Darmawansyah dalam rilis resminya, Minggu (24/5/2026). Ia menambahkan, sistem ini memungkinkan peserta untuk melakukan pendaftaran secara mandiri dan terintegrasi, menghilangkan hambatan birokrasi yang kerap ditemui.

Related Post
Setelah periode pendaftaran berakhir, tahapan seleksi peserta akan bergulir pada tanggal 10 hingga 17 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi yang dinanti-nantikan dijadwalkan pada 18 Juni 2026. Selanjutnya, fase kick-off dan orientasi bagi peserta Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 akan dimulai pada 22 Juni 2026, menandai dimulainya perjalanan peningkatan kompetensi mereka.
Bagi peserta yang berhasil lolos seleksi ketat, Kemnaker telah menyiapkan paket manfaat komprehensif yang tidak hanya mendukung proses belajar tetapi juga menjamin kesejahteraan. Fasilitas tersebut meliputi pelatihan dan makan siang gratis, bantuan biaya transportasi, serta perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian). Lebih lanjut, peserta akan menerima sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang sangat krusial untuk pengakuan di industri. Tak ketinggalan, fasilitas asrama juga disediakan bagi peserta yang memenuhi kriteria tertentu, memastikan lingkungan belajar yang kondusif.
Inisiatif ini menegaskan komitmen Kemnaker dalam mencetak tenaga kerja terampil dan kompeten, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta mengurangi angka pengangguran melalui peningkatan kualitas SDM.









Tinggalkan komentar