mediaseruni.co.id – Sektor perbankan Indonesia menunjukkan performa impresif pada Agustus 2026. Data terbaru dari otoritas moneter Bank Indonesia mengungkap penyaluran kredit melonjak signifikan mencapai 13,65 persen secara tahunan. Angka ini bahkan melampaui capaian bulan sebelumnya yang berada di level 13,58 persen. Pendorong utama lonjakan fantastis ini adalah pertumbuhan kredit investasi yang meroket hingga 25,11 persen.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Solikin M Juhro menyoroti geliat ekspansi ini sebagai indikasi kuatnya daya serap pasar yang terus berakselerasi. Dalam keterangan pers usai Rapat Dewan Gubernur di Jakarta pada Rabu 23 September 2026 Solikin menegaskan kondisi ekonomi saat ini sangat tangguh. Ia menambahkan bahwa permintaan pembiayaan tidak menunjukkan tanda-tanda melemah justru semakin menguat.

Di tengah derasnya arus penyaluran dana Bank Indonesia memastikan bahwa likuiditas di sektor perbankan tetap terjaga pada level yang sangat mencukupi. Demi menopang momentum pertumbuhan ini bank sentral terus menggenjot implementasi Kebijakan Likuiditas Makroprudensial KLM. Hingga kini total penyerapan KLM oleh perbankan telah mencapai angka fantastis Rp461,2 triliun. Solikin juga menggarisbawahi bahwa cakupan penerima insentif likuiditas ini semakin meluas menjangkau lebih banyak pelaku ekonomi.

Related Post







Tinggalkan komentar