Rp1 Triliun Lebih Suntikan Modal! Bursa Kripto Baru Ini Siap Ubah Peta!
JAKARTA – Di tengah geliat pasar aset digital global, Indonesia mengukuhkan posisinya dengan peluncuran resmi Indonesia Crypto Exchange (ICEx) pada Kamis, 2 April 2026. Platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem keuangan digital nasional dan memposisikan Indonesia lebih strategis di kancah internasional.
Kehadiran ICEx bukan sekadar formalitas, melainkan hasil dari kerangka regulasi yang komprehensif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan restu melalui Surat Keputusan Nomor KEP-2/D.07/2026 pada 5 Januari 2026, yang mengizinkan ICEx sebagai penyelenggara bursa aset keuangan digital dan aset kripto. Tak berhenti di situ, infrastruktur pendukung krusial lainnya juga telah mendapatkan perizinan, termasuk International Crypto Custodian (ICC) dengan SK Nomor KEP-11/D 07/2026, serta Crypto Asset Clearing International (CACI) melalui SK Nomor KEP-12/0.07/2026. Dengan demikian, ICEx Group kini beroperasi dalam satu kesatuan regulasi terpadu sebagai Self-Regulatory Organization (SRO), menjamin transparansi dan keamanan transaksi.

Related Post
Untuk memastikan jangkauan pasar yang optimal dan likuiditas yang kuat, ICEx Group berkolaborasi dengan 11 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) terkemuka di Indonesia. Daftar mitra strategis ini mencakup nama-nama besar seperti Triv, Tokocrypto, Indodax, Ajaib Kripto, Reku, Upbit Indonesia, Nanovest, FLOQ, OSL Indonesia, Samuel Kripto Indonesia, dan Mobee Indonesia. Kemitraan ini diproyeksikan akan mempercepat adopsi dan kepercayaan terhadap aset kripto yang terregulasi di kalangan investor domestik.
CEO ICEx Group, Kai Pang, dalam pernyataannya yang dikutip mediaseruni.co.id pada Kamis (2/4/2026), menegaskan bahwa fondasi ICEx dibangun di atas potensi dan kekuatan pasar domestik Indonesia. Dengan suntikan modal signifikan mencapai USD 70 juta, atau setara lebih dari Rp1 triliun, ICEx diluncurkan bersama 11 PAKD. "Kami sempat mendiskusikan berbagai opsi penamaan, namun pada akhirnya kami memilih untuk menegaskan asal dan kekuatan yang kami miliki, yaitu Indonesia," ujar Kai. Ia menambahkan, "Saat ini, Indonesia sedang berupaya keras membangun infrastruktur perdagangan aset kripto berstandar global, dan kami berkomitmen untuk mewujudkannya secara langsung melalui ICEx."
Peluncuran ICEx ini tidak hanya menandai babak baru bagi pasar kripto di Indonesia, tetapi juga mengirimkan sinyal kuat kepada investor global mengenai kesiapan dan kematangan ekosistem aset digital Tanah Air. Dengan kerangka regulasi yang solid dan dukungan pelaku pasar, ICEx diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik, mendorong inovasi produk, serta menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci dalam peta persaingan aset kripto dunia.









Tinggalkan komentar