Terungkap! Alasan BGN Kucurkan Rp113 Miliar untuk Jasa EO

Terungkap! Alasan BGN Kucurkan Rp113 Miliar untuk Jasa EO

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menjadi sorotan publik menyusul alokasi anggaran fantastis senilai Rp113 miliar untuk jasa Event Organizer (EO). Menanggapi polemik ini, Kepala BGN, Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi tegas, menyebut penggunaan jasa EO sebagai sebuah keniscayaan bagi lembaga yang baru merintis.

Dadan menjelaskan, sebagai entitas baru yang diamanahi program strategis berskala nasional, BGN masih dalam tahap fundamental pembangunan. Ini mencakup perancangan sistem, pembentukan struktur organisasi, hingga penyusunan tata kelola operasional. Dalam fase krusial ini, BGN mengakui belum memiliki kapabilitas internal yang memadai.

Terungkap! Alasan BGN Kucurkan Rp113 Miliar untuk Jasa EO
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Sebagai lembaga yang baru berdiri dan mengemban misi nasional yang strategis, kami berada di titik nol dalam pembangunan infrastruktur kelembagaan. Realistisnya, sumber daya internal BGN belum sepenuhnya siap untuk mengelola berbagai kegiatan berskala besar secara mandiri," ungkap Dadan, seperti dikutip dari keterangan resminya pada Senin, 13 April 2026.

COLLABMEDIANET

Dadan melanjutkan, keputusan untuk menggandeng EO didasari oleh pertimbangan profesionalisme dan efisiensi. EO memiliki spesialisasi dalam manajemen acara, mulai dari fase perencanaan yang komprehensif, koordinasi dengan berbagai vendor, hingga mitigasi potensi risiko operasional. Keahlian ini dianggap krusial demi memastikan program-program BGN dapat terlaksana secara optimal tanpa hambatan berarti akibat keterbatasan internal.

"Aspek-aspek seperti ini memerlukan pengalaman dan tim yang solid, sesuatu yang secara objektif belum sepenuhnya dimiliki BGN di awal masa pembentukannya," imbuh Dadan. Dengan demikian, anggaran Rp113 miliar tersebut diklaim sebagai investasi strategis untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan program-program vital yang diemban BGN di masa-masa awal operasionalnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar