28.2 C
Jakarta
Senin, Maret 27, 2023

Usai Perang Sarung Dua Remaja Tegal Terluka Parah Dihajar Warga

Mediaseruni.co.id, TEGAL - Dua remaja terduga pelaku perang sarung di Desa Semboja Kecamatan Pagerbarang, Tegal ini bernasib apes. Kalah dalam pertempuran malah terluka parah dihajar warga.

Nasib sial ini dialami Anggun Silo Pramatan (17) warga Desa Randusari RT 06 RW 01 Kecamatan Pagerbarang dan M Dimas Nur Soleh (16) warga Desa Randusari RT 01 RW 01 Kecamatan Pagerbarang.

Kedua terduga pelaku perang sarung atau tawuran ini langsung dilarikan ke RS Bhakti Asih Jatibarang, setelah diamankan petugas dari amukan warga yang kesal akibat mereka.

Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun SH SIK, melalui Kapolsek Pagerbarang Iptu Eko Darmojo membenarkan peristiwa tersebut.

Dikatakan Eko, peristiwa terjadi Jumat 24 Maret 2023, sekitar pukul 01.00 Wib. “Korban mengalami luka-luka dan sudah mendapat pertolingan di RS Bhakti Asih Jatibarang,” katanya, dirilis Minggu 26 Maret 2023.

Sebelum kejadian, Anggun dan Dimas terlibat perang sarung di Desa Semboja Kecamatan Pagerbarang, Jumat 24 Maret 2023, sekitar pukul 01.00 Wib.

Insiden perang sarung, sambung Kapolsek, bermula ketika korban Anggun diajak Dimas pada pukul 01.00 Wib untuk menyusul teman-temannya sekitar 30 orang untuk melakukan perang sarung di Desa Semboja Kecamatan Pagerbarang.

Karena terdesak, kelompok Anggun dan kawan-kawan melarikan diri. Dalam pelariannya, mereka melintasi wilayah Desa Mulyoharjo.

Namun naas, di Desa Mulyoharjo mereka justru dihadang dan diamuk oleh warga desa tersebut. Kedua korban tersebut dihajar warga menggunakan senjata tajam dan batu bata.

“Akibat kejadian tersebut, korban Anggun mengalami luka robek di bagian punggung kiri akibat sabetan senjata tajam, dan bagian kepala mengalami luka memar. Sementara Dimas hanya mengalami luka lebam dan lecet,” ungkap Kapolsek.

BACA JUGA:  Pembunuh Lansia di Kebonlega Dibekuk, Kabid Humas Polda Jabar : Motifnya Harta Warisan

Masih dikatakan Kapolsek, korban berhasil diamankan personelnya dan di bawa ke RS Bhakti Asih Jatibarang guna dilakukan tindakan medis.

“Upaya penyelidikan kasus ini akan kami lakukan dengan bekerjasama Satreskrim Polres Tegal,” ucap Kapolsek Eko.

Eko juga mengimbau para orang tua untuk lebih mewaspadai kegiatan anak-anak, khususnya setelah salat tarawih dan sebelum sahur. (Ratno)

Editor Azhari

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: