25 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

HMI Cabang Purwakarta Kritisi Kinerja Direktur Baru PJT II

PURWAKARTA, MEDIA SERUNI – Kinerja Direktur Utama(Dirut) Perum Jasa Tirta (PJT) II yang dianggap stagnan dalam menahkodai perusahaan milik Negara yang khusus membidangi pengairan.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam(HMI) Cabang Purwakarta, San San Ramdhani mengatakan, pasca ditetapkannya Dirut PJT II baru tidak punya gebrakan program yang dapat meningkatkan sektor perekonomian yang mampu meningkatkan pendapatan, baik di sektor internal dan sektor eksternal. Khususnya dalam kegiatan bersama dengan Organisasi yang berkenaan langsung dengan aktivitas kemasyarakatan.

“Mayoritas program kemasyarakatan tidak lebih baik dari 100 hari kinerja struktur yang lama,” jelas San San kepada wartawan Media Seruni, Kamis (17/09/2020).

Sansan juga mengkritisi soal transparansi keuntungan untuk Negara setelah banyaknya kerjasama yang dilakukan oleh pihak PJT II dengan berbagai perusahaan yang menggunakan Asset tanah dan produk Air yang ada di teritorial PJT II.

“Soal pemanfaatan lahan dan kerjasama lainnya, tidak ada transparansi keuntungan dan perihal persoalan tenggat periodik atau tenggat batas waktu lamanya kerjasama yang dilakukan. Berapa keuntungan yang didapatkan untuk pendapatan negara dan kontribusi untuk masyarakat sekitar ?” tanya San San.

Untuk diketahui, Selepas Djoko Saputro (Eks Dirut PJT II) ditangkap KPK karena kasus korupsi pengadaan jasa konsultasi, digantikan U Saefudin Noer 6 Maret tahun 2019 lalu.

Menurut San San, transparansi menjadi hal penting sesuai dengan Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang menjamin hak warga negara untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan publik, dan proses pengambilan keputusan publik, serta alasan pengambilan suatu keputusan publik.

“Dalam amanat UU KIP juga disebutkan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik agar meningkatkan peran aktif masyarakat dalam
pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan Badan Publik yang baik,” jelasnya.

BACA JUGA:  Hadapi Perlehatan Agustusan , Ambu Anne Himbau Jangan Gelar Kerumunan Massa

Lebih lanjut San San mengatakan, HMI siap mengawal jika ada kekeliruan yang dilakukan oleh PJT II untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, transparan, efektif, efisien dan akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita berharap, tidak ada lagi jajaran Direksi PJT II yang ditangkap oleh KPK karena berbuat sewenang-wenang dalam mengemban tugasnya,” pungkas San San.

Wartawan: Maulvi
Editor: Mayadasari

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: