mediaseruni.co.id – Peringkat kredit Indonesia berhasil dipertahankan di level BBB dengan outlook stabil oleh lembaga pemeringkat global S&P Global Ratings. Di balik kabar baik ini Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan kisah pertemuannya dengan perwakilan S&P saat lawatan ke Amerika Serikat beberapa bulan silam. Pertemuan strategis tersebut menjadi kunci untuk meyakinkan dunia internasional.
Dalam Sidang Paripurna DPR RI Purbaya menjelaskan bahwa pada April 2026 di sela-sela agenda IMF Spring Meetings dirinya bersama sejumlah anggota parlemen seperti Sari Yuliati Misbakhun dan Hekal secara khusus berdialog dengan S&P serta para investor global. Momen itu dimanfaatkan untuk memaparkan bahwa Indonesia memiliki karakteristik berbeda dan pengelolaan keuangan negara yang sangat bijaksana serta solid di bawah pemerintahan saat ini.

Purbaya mengklaim hasil dari diskusi tatap muka tersebut sangat positif. Pihak S&P menurutnya menangkap sinyal kuat mengenai soliditas tata kelola pemerintahan di Indonesia. Mereka melihat adanya kolaborasi erat antara eksekutif dan legislatif yang bergerak sebagai satu kesatuan demi memajukan kesejahteraan rakyat tanpa sedikitpun melanggar kaidah hukum atau prinsip tata pemerintahan yang baik.

Related Post
"Kami parlemen dan pemerintah adalah satu kesatuan yang harmonis. Ini membuat mereka yakin bahwa kebijakan kita utuh dan benar-benar bertujuan memakmurkan rakyat tanpa melanggar undang-undang yang ada" tegas Purbaya.
Sinergi yang ditunjukkan antara pemerintah dan DPR ini terbukti sukses menepis keraguan pasar internasional. Kolaborasi ini berujung pada apresiasi dan pengakuan terhadap haluan kebijakan makroekonomi nasional yang dinilai berada di jalur yang tepat. "Berkat kerja sama itu saat kami di AS lembaga pemeringkat menjadi sangat yakin bahwa kami memang bergerak ke arah yang benar" pungkas Purbaya.









Tinggalkan komentar