Bandung, mediaseruni.co.id – Kabar gembira bagi konektivitas udara Jawa Barat. Bandara Husein Sastranegara (BDO) di Bandung bersiap kembali melayani penerbangan pesawat jet dalam waktu dekat. PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengonfirmasi telah menerima pengajuan dari enam maskapai yang menyatakan kesiapan untuk membuka rute penerbangan menuju bandara tersebut, menandai babak baru bagi operasional gerbang udara vital ini.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah memastikan seluruh aspek kesiapan operasional terpenuhi sesuai standar yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

“Fokus persiapan adalah pemenuhan seluruh aspek kesiapan operasional sesuai yang ditetapkan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan,” jelas Arie, dalam keterangan resminya yang dikutip dari mediaseruni.co.id, Senin.

Related Post
Aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam persiapan ini. InJourney Airports telah memastikan ketersediaan kendaraan siaga Foam Tender untuk penanganan keadaan darurat, serta pemenuhan fasilitas pendukung Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7. Kesiapan ini krusial untuk menjamin keamanan setiap penerbangan yang akan beroperasi.
Di sisi keamanan, peningkatan fasilitas Screening Check Point (SCP) juga telah dilakukan. Modernisasi ini mencakup mesin X-ray, Walkthrough Metal Detector (WMTD), dan Handheld Metal Detector (HHTD), guna memperketat pemeriksaan dan memastikan standar keamanan penerbangan yang tinggi.
Tak hanya itu, perbaikan infrastruktur di sisi udara juga menjadi fokus utama. “Sementara itu di sisi udara, dilakukan pekerjaan untuk peningkatan daya dukung runway, taxiway dan apron,” tambah Arie. Peningkatan ini vital untuk mengakomodasi pesawat jet dengan bobot dan dimensi yang lebih besar, memastikan kelancaran operasional lepas landas dan pendaratan.
InJourney Airports juga akan berperan aktif dalam mengatur dan memastikan ketersediaan slot time penerbangan. Penataan ini bertujuan untuk mengakomodasi permintaan dari enam maskapai yang telah mengajukan rute, sekaligus memastikan efisiensi dan kelancaran lalu lintas udara sesuai dengan kapasitas Bandara Husein Sastranegara.
Kembalinya penerbangan jet ke Bandara Husein Sastranegara diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi sektor ekonomi dan pariwisata Bandung serta Jawa Barat secara keseluruhan. Peningkatan konektivitas ini akan mempermudah akses bagi wisatawan domestik maupun pebisnis, membuka peluang investasi, dan mempercepat roda perekonomian daerah yang sempat beralih ke Bandara Kertajati. Ini menandai revitalisasi penting bagi Bandara Husein sebagai salah satu gerbang udara strategis di Indonesia.









Tinggalkan komentar