Terungkap! Impor RI Meroket 22,4%, Sektor Ini Jadi Pendorong!

Terungkap! Impor RI Meroket 22,4%, Sektor Ini Jadi Pendorong!

JAKARTA – Selasa, 2 Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terkini yang menunjukkan nilai impor Indonesia mengalami lonjakan substansial pada April 2026, mencapai angka USD 25,21 miliar. Angka ini mencerminkan peningkatan impresif sebesar 22,49 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi indikator vital bagi pergerakan ekonomi domestik.

Peningkatan tersebut utamanya didorong oleh impor sektor migas yang melonjak drastis hingga 82,52 persen secara tahunan, mencapai USD 4,60 miliar. Sementara itu, impor non-migas juga mencatatkan pertumbuhan solid sebesar 14,11 persen, dengan total nilai USD 20,62 miliar pada bulan yang sama.

Terungkap! Impor RI Meroket 22,4%, Sektor Ini Jadi Pendorong!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Secara kumulatif, periode Januari hingga April 2026 menunjukkan akumulasi nilai impor sebesar USD 86,51 miliar. Angka ini 13,04 persen lebih tinggi dibandingkan capaian empat bulan pertama tahun lalu. Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, memaparkan bahwa impor migas kumulatif mencapai USD 12,93 miliar, tumbuh 17,58 persen, sedangkan non-migas tercatat USD 73,58 miliar, naik 12,70 persen.

COLLABMEDIANET

Related Post

Menurut Pudji, peningkatan impor secara kumulatif ini tersebar pada seluruh kategori barang penggunaan. "Sebagai kontributor signifikan terhadap lonjakan ini, nilai impor bahan baku dan penolong mencapai USD 61,82 miliar, naik 11,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, serta memberikan andil peningkatan sebesar 8,47 persen," jelas Pudji dalam konferensi persnya di Jakarta.

Lonjakan impor, khususnya pada komponen bahan baku dan penolong, seringkali diinterpretasikan sebagai indikator positif bagi geliat aktivitas manufaktur dan industri dalam negeri. Hal ini mengisyaratkan adanya peningkatan permintaan produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun potensi ekspor, yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar