Ekonomi RI Melesat Jutaan Pekerja Terserap

Ekonomi RI Melesat Jutaan Pekerja Terserap

Indonesia kembali menunjukkan taringnya di kancah perekonomian global. Di tengah bayang-bayang ketidakpastian dunia, kinerja ekonomi Tanah Air justru melesat tajam pada triwulan kedua tahun 2026. Angka pertumbuhan yang mencapai 5,29 persen ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan nyata dari geliat investasi yang masif, berhasil menciptakan jutaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, lonjakan investasi menjadi motor penggerak utama di balik capaian impresif ini. Kucuran dana segar yang masuk tercatat tumbuh 7,2 persen, melampaui laju pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Total penanaman modal yang terealisasi mencapai Rp1.010,6 triliun, mendekati separuh dari target ambisius Rp2.041,3 triliun yang ditetapkan pemerintah.

Ekonomi RI Melesat Jutaan Pekerja Terserap
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dari total suntikan modal tersebut, investasi asing langsung (PMA) menyumbang Rp507,6 triliun, sementara penanaman modal dalam negeri (PMDN) tak kalah gesit dengan Rp502,9 triliun. Menariknya, sekitar 30 persen atau Rp300 triliun dari investasi ini dialokasikan untuk program hilirisasi, terutama di luar Pulau Jawa. Strategi ini terbukti jitu, tak hanya menggerakkan sektor manufaktur di Jawa, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di berbagai daerah lewat program unggulan seperti pengembangan Koperasi Merah Putih.

COLLABMEDIANET

Pemerintah juga bangga mencatat pemerataan investasi. Hampir separuh dari seluruh penanaman modal, sekitar 50 persen, kini mengalir ke luar Jawa. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk mengurangi disparitas ekonomi antarwilayah.

Dampak paling terasa dari gelombang investasi ini adalah pada sektor ketenagakerjaan. Saat banyak negara dilanda isu pemutusan hubungan kerja, Indonesia justru mencatat kabar gembira. Sepanjang semester pertama 2026, sebanyak 1,45 juta orang berhasil terserap ke lapangan kerja baru. Angka ini melonjak drastis 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebuah bukti nyata bahwa investasi bukan hanya tentang angka, tetapi juga kesejahteraan rakyat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar