mediaseruni.co.id – Kabar gembira datang dari sektor perekonomian nasional. Badan Pusat Statistik BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua 2026 mencapai angka fantastis 529 persen secara tahunan. Kinerja impresif ini tak lepas dari peran vital konsumsi rumah tangga yang terus menunjukkan geliat positif.
M Edy Mahmud Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS menegaskan bahwa daya beli masyarakat menjadi motor penggerak utama di balik lonjakan ekonomi ini. Menurutnya konsumsi dan daya beli masyarakat konsisten menunjukkan tren positif sepanjang periode tersebut.

Data BPS merinci konsumsi rumah tangga melonjak 506 persen year on year sekaligus menjadi penopang terbesar Produk Domestik Bruto PDB nasional dengan porsi lebih dari separuh yakni 5332 persen. Angka ini menunjukkan betapa krusialnya peran masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian.

Related Post
Tak hanya itu sektor investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto PMTB juga turut unjuk gigi sebagai pendorong pertumbuhan kedua terbesar. Investasi berhasil tumbuh pesat sebesar 687 persen dengan sumbangan terhadap PDB mencapai 2936 persen. Kombinasi kuat antara daya beli masyarakat dan geliat investasi ini menciptakan fondasi kokoh bagi stabilitas dan akselerasi ekonomi Indonesia.









Tinggalkan komentar