Strategi Besar Indonesia Perkuat Pangan

Strategi Besar Indonesia Perkuat Pangan

mediaseruni.co.id – Pemerintah Indonesia tengah mengambil langkah ambisius dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional. Melalui rencana strategis yang masif, otoritas terkait telah menyiapkan tambahan lahan pertanian seluas 2 juta hektare. Langkah besar ini diambil sebagai upaya konkret untuk memastikan ketersediaan pangan bagi penduduk Indonesia di masa depan sekaligus mengejar target swasembada pangan jangka panjang.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyusun peta jalan yang komprehensif terkait pengembangan lahan ini. Fokus utama dalam rencana tersebut adalah pemanfaatan lahan rawa mineral yang selama ini belum tergarap secara optimal. Sebagai langkah awal, pemerintah akan memprioritaskan pengembangan lahan seluas 500 ribu hektare.

Strategi Besar Indonesia Perkuat Pangan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menariknya, proyek strategis ini tidak akan berjalan sendirian. Pemerintah akan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Kementerian Pertahanan untuk terlibat aktif dalam proses pembukaan dan pengelolaan lahan. Sinergi antarlembaga ini diharapkan dapat mempercepat eksekusi di lapangan serta memastikan pengawasan yang ketat terhadap keberhasilan program.

COLLABMEDIANET

"Kami telah menyiapkan peta pengembangan untuk dua juta hektare lahan. Targetnya adalah untuk mencukupi kebutuhan pangan bagi populasi Indonesia yang diprediksi akan mencapai 500 juta jiwa di masa mendatang," ujar Amran dalam pernyataan resminya pada Sabtu (24/10/2026).

Pemerintah juga memberikan penekanan khusus pada aspek lingkungan. Meskipun ekspansi lahan dilakukan secara besar-besaran, Amran menegaskan bahwa perluasan area pertanian ini tidak akan dilakukan dengan cara merusak alam. Pemerintah berkomitmen untuk tidak membuka kawasan hutan primer dalam proses pengembangan lahan baru tersebut. Hal ini dilakukan guna menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah dampak buruk perubahan iklim.

Selain fokus pada penambahan luas lahan, Kementerian Pertanian juga tengah menggenjot produktivitas melalui berbagai inovasi. Strategi yang diterapkan meliputi optimalisasi lahan yang sudah ada, modernisasi teknologi pertanian (mekanisasi), penguatan sarana produksi, hingga perluasan areal tanam. Fokus utama dari upaya ini adalah komoditas strategis seperti padi dan jagung, guna memastikan ketergantungan terhadap impor dapat ditekan seminimal mungkin.

Kinerja sektor pertanian Indonesia saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan data terbaru, sektor ini berhasil mencatatkan lonjakan nilai tambah yang signifikan. Amran melaporkan bahwa nilai ekspor di sektor pertanian mengalami kenaikan sebesar Rp166 triliun. Di sisi lain, angka impor justru menunjukkan tren penurunan yang cukup tajam, yakni sebesar Rp41 triliun.

Secara akumulatif, pergerakan positif ini telah memberikan nilai tambah ekonomi bagi sektor pertanian Indonesia sebesar Rp208 triliun. Keberhasilan ini menjadi modal kuat bagi pemerintah untuk terus mendorong kemandirian pangan nasional melalui program perluasan lahan yang sedang berjalan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar