Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Pelindo

Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Pelindo

mediaseruni.co.id – Badan Pengelola Investasi Danantara tengah menyiapkan langkah besar untuk mentransformasi model bisnis PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Perusahaan pelat merah pengelola pelabuhan tersebut didorong untuk tidak lagi sekadar menjadi penyedia lahan atau landlord, melainkan harus mampu mengambil peran utama sebagai operator pelabuhan yang tangguh.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari kajian mendalam yang dilakukan Danantara dalam rangka melakukan konsolidasi serta penataan ulang struktur bisnis di tubuh Pelindo. Perubahan ini dinilai krusial agar Pelindo dapat memaksimalkan potensi ekonomi yang ada di sektor maritim Indonesia.

Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Pelindo
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa fokus utama dari transformasi ini adalah memperkuat kapasitas operasional Pelindo. Selama ini, pola bisnis yang berjalan cenderung menempatkan Pelindo sebagai pengelola aset dan kawasan pelabuhan yang menyewakan lahan kepada pihak ketiga. Akibatnya, aktivitas operasional di pelabuhan justru lebih banyak dikendalikan oleh perusahaan lain.

COLLABMEDIANET

"Model bisnis Pelindo yang paling krusial ke depannya adalah kita mengharapkan mereka benar-benar menjadi perusahaan operator pelabuhan (port operator) yang mumpuni," ujar Dony saat memberikan keterangan di Istana Negara, Rabu (30/9/2026).

Dony menjelaskan bahwa kondisi saat ini menunjukkan mayoritas pelabuhan di tanah air masih dioperasikan oleh perusahaan pihak ketiga. Hal ini menyebabkan Pelindo kehilangan peluang untuk terlibat langsung dalam rantai nilai operasional yang lebih besar. Dengan mengubah model bisnis menjadi operator, Pelindo diharapkan dapat mengontrol standar layanan, efisiensi, dan kualitas operasional secara lebih menyeluruh.

"Selama ini, sebagian besar pelabuhan kita dioperasikan oleh pihak ketiga. Peran Pelindo masih dominan sebagai landlord. Kami meminta mereka untuk mengubah model bisnisnya. Kita harus menjadi operator pelabuhannya secara langsung," tambah Dony.

Namun, ambisi Danantara tidak berhenti pada skala domestik saja. Transformasi ini dirancang sebagai batu loncatan agar Pelindo memiliki daya saing internasional. Dalam jangka panjang, Pelindo diproyeksikan mampu mengekspansi kemampuannya untuk mengoperasikan pelabuhan-pelabuhan strategis di luar negeri.

Jika transformasi ini berhasil, Pelindo tidak hanya akan menjadi pemain besar di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing dengan operator pelabuhan global lainnya. Hal ini tentu akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta logistik dan perdagangan dunia.

Perubahan model bisnis ini diharapkan dapat menciptakan efisiensi biaya logistik nasional yang selama ini masih menjadi tantangan besar bagi daya saing ekonomi Indonesia. Dengan kendali penuh sebagai operator, Pelindo diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelabuhan yang lebih modern, cepat, dan terintegrasi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar