mediaseruni.co.id – Upaya mencetak generasi muda yang cerdas secara finansial terus digalakkan melalui berbagai kolaborasi strategis di dunia pendidikan. Langkah nyata ini terlihat dalam gelaran program "Having Fund 2026" yang diselenggarakan oleh MNC Sekuritas bekerja sama dengan Sucor Asset Management. Bertempat di Universitas Bunda Mulia (UBM) Jakarta pada Jumat (02/10/2026), acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai dunia pasar modal kepada para mahasiswa.
Kegiatan edukatif ini tidak berdiri sendiri, melainkan dirangkaikan dengan perayaan penting lainnya, yakni The 12th National Investment Day 2026. Selain itu, momentum ini juga menjadi ajang perayaan hari jadi ke-13 bagi Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berlokasi di kampus UBM. Sinergi antara pelaku industri keuangan dan institusi pendidikan ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori akademis dengan praktik nyata di lapangan.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UBM, Yenli Megawati, serta Ketua Program Studi Manajemen UBM, Tannia. Dari sisi industri, hadir pula Direktur Capital Market MNC Sekuritas, Afen, dan Kepala Unit Pengelolaan Wilayah 3 Divisi Pengembangan Pasar BEI, Kemas Muhammad Rumaiyar. Untuk memberikan wawasan teknis, materi edukasi disampaikan langsung oleh pakar, yakni Indy Naila Syadira selaku Investment Specialist dari Sucorinvest Asset Management dan Agustina Endah yang menjabat sebagai Head of Mutual Fund MNC Sekuritas.

Related Post
Dalam sambutannya, Yenli Megawati menekankan betapa krusialnya literasi keuangan bagi mahasiswa di era modern. Menurutnya, program seperti Having Fund memberikan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk melihat langsung bagaimana mekanisme pasar modal bekerja. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan intelektual, tetapi juga menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk mulai merencanakan masa depan keuangan mereka sejak usia muda.
Senada dengan hal tersebut, Afen dari MNC Sekuritas menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam memperluas jangkauan edukasi pasar modal. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun ini, program Having Fund telah menjangkau 17 perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu, terdapat 10 Manajer Investasi ternama yang turut berpartisipasi, termasuk Sucorinvest Asset Management.
Afen berharap kemitraan yang telah terbangun antara industri dan akademisi ini dapat terus ditingkatkan. Ke depannya, kerja sama ini diharapkan tidak hanya terbatas pada seminar edukasi, tetapi juga merambah ke pengembangan kompetensi praktis dan penyediaan pengalaman langsung bagi mahasiswa agar mereka siap menghadapi dinamika ekonomi global di masa depan. Melalui langkah ini, diharapkan lahir generasi investor baru yang tidak hanya antusias, tetapi juga memiliki pemahaman risiko yang matang.









Tinggalkan komentar