JAKARTA – Dua pilar penting dalam lanskap keuangan dan investasi Indonesia, PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan PT Danareksa (Persero), secara resmi mengukuhkan kemitraan strategis. Kolaborasi ini berfokus pada implementasi prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dalam seluruh lini bisnis properti industri yang dikelola Danareksa. Penandatanganan perjanjian kerja sama yang monumental ini dilaksanakan pada 12 Februari 2026, menandai komitmen serius terhadap keberlanjutan di sektor industri nasional.
Kemitraan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah inisiatif ambisius yang dirancang untuk memperkuat fondasi keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik di seluruh spektrum industri Indonesia. Tujuan utamanya adalah mengembangkan peta jalan ESG yang komprehensif, selaras dengan standar global terbaik. Langkah ini krusial untuk meningkatkan daya saing industri di kancah internasional, menarik investasi berkualitas tinggi yang semakin selektif terhadap praktik ESG, serta pada akhirnya, menghasilkan dampak ekonomi dan sosial yang positif dan berkelanjutan bagi Indonesia.
Presiden Direktur/CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyambut antusias kemitraan strategis ini. "Kami sangat gembira dapat berkolaborasi dengan Danareksa, sebuah entitas yang memiliki jejak rekam luas di berbagai sektor industri," ujar Rizki di Jakarta, Rabu (25/2/2026), seperti dikutip dari mediaseruni.co.id. Ia menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan alami dari hubungan yang telah terjalin sebelumnya antara IIF dan anak perusahaan Danareksa di bidang jasa keuangan, khususnya dalam transaksi pasar modal. Hal ini menunjukkan kepercayaan dan sinergi yang telah terbangun kuat di antara kedua belah pihak.

Related Post
Rizki juga menegaskan komitmen IIF untuk terus mendukung pertumbuhan Danareksa ke depan. "Dengan beragam produk dan solusi pembiayaan yang kami miliki, IIF akan terus memperkuat sinergi ini dan siap mendukung kebutuhan serta ekspansi Danareksa di masa mendatang," imbuhnya. Kemitraan ini diproyeksikan tidak hanya akan menguntungkan kedua belah pihak, tetapi juga menjadi katalisator penting bagi transformasi industri Indonesia menuju praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab, efisien, dan berdaya saing global, membuka peluang investasi baru yang berorientasi pada masa depan berkelanjutan.









Tinggalkan komentar