mediaseruni.co.id – Kabar baik datang dari sektor pangan nasional. Badan Pangan Nasional Bapanas menjamin ketersediaan beras di seluruh Indonesia tetap terkendali dan mencukupi hingga perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Kepastian ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran masyarakat akan gejolak harga dan pasokan menjelang akhir tahun.
Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas Maino Dwi Hartono menegaskan bahwa hasil pemantauan langsung di Pasar Induk Beras Cipinang PIBC menunjukkan suplai komoditas pokok ini masih sangat stabil. Setiap hari, sekitar 1.500 ton beras masuk ke pasar induk tersebut, menandakan kondisi pasokan yang normal. Maino mengakui adanya kemungkinan sedikit penurunan permintaan di pasar, namun hal itu justru seiring dengan program penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat. "Stok secara keseluruhan tetap aman dan terkendali," ujarnya di Jakarta Minggu 20 September 2026.

Pemerintah melalui Bapanas terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan demi mengantisipasi lonjakan kebutuhan menjelang akhir tahun. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses beras dengan harga yang terjangkau. Penguatan Cadangan Pangan Pemerintah CPP menjadi prioritas utama yang didukung oleh realisasi pengadaan dari dalam negeri.

Related Post
Data terbaru menunjukkan hingga 18 September 2026 pengadaan gabah dan beras nasional telah mencapai 3.958.605 ton. Angka ini mendekati target 4 juta ton dengan capaian sekitar 98.96 persen. Selain itu Bapanas juga gencar melaksanakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan SPHP beras. Sejak Maret realisasi SPHP telah mencapai 809.865.665 kilogram atau 97.81 persen dari target yang ditetapkan.
Tak hanya itu penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk periode Juli hingga September 2026 juga terus digenjot. Hingga 18 September 2026 sebanyak 682.671.450 kilogram beras telah didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat di seluruh penjuru Indonesia. Angka ini merupakan 68.45 persen dari total pagu 997.332.240 kilogram. Upaya ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.









Tinggalkan komentar