mediaseruni.co.id – Sebuah terobosan signifikan dalam dunia logistik pangan nasional siap diluncurkan. Mulai November 2026, distribusi hasil pertanian seperti sayur dan buah, bahan pangan pokok, hingga pengangkutan ternak sapi hidup akan memanfaatkan jalur kereta api. Inisiatif ini menandai babak baru dalam upaya memperkuat rantai pasok komoditas penting di Indonesia.
Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan menegaskan bahwa komoditas pangan adalah elemen strategis bagi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem distribusi yang terjamin keamanan, keandalan, dan ketepatan waktunya. Sistem ini juga harus mampu menjangkau sentra produksi hingga pusat konsumsi secara lebih efektif guna menjaga kesinambungan pasokan. Pernyataan ini disampaikannya di Jakarta pada Minggu 20 September 2026.

Penguatan angkutan komoditas pangan ini diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara KAI Logistik dengan PT Bogantara Indo Transport. Kesepakatan ini mencakup pengiriman hasil bumi, pangan, ternak, serta berbagai pendukungnya menggunakan moda transportasi kereta api.

Related Post
Penandatanganan tersebut menjadi langkah penting dalam memaksimalkan penggunaan kereta api untuk mendukung distribusi pangan sekaligus memperluas jangkauan konektivitas logistik antarwilayah. Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak bersepakat untuk mengembangkan pengiriman hasil pertanian berupa sayur dan buah, bahan pangan, serta ternak sapi hidup dengan relasi Banyuwangi menuju Jakarta pulang-pergi.
Kerja sama ini direncanakan berlangsung sejak November 2026 hingga Desember 2030. Diperkirakan volume angkutan akan mencapai 84.200 gerbong datar selama periode tersebut. Yuskal menambahkan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar urusan pengiriman barang, melainkan sebuah sinergi yang menghadirkan solusi logistik baru dengan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Senada dengan itu, Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik Aniek Dwi Deviyanti menjelaskan bahwa pengembangan layanan ini merupakan langkah inovatif. Pasalnya, skema pengangkutan komoditas hasil bumi, pangan, dan pendukungnya dengan karakteristik khusus termasuk hewan ternak hidup melalui jalur rel ini adalah yang pertama kali dikembangkan. Layanan perdana ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan komoditas tersebut menggunakan kereta api.









Tinggalkan komentar