Geger Meme Bahlil: Intervensi Asing Takut RI Mandiri Energi?

Geger Meme Bahlil: Intervensi Asing Takut RI Mandiri Energi?

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara tegas menanggapi fenomena maraknya meme yang menggunakan wajahnya di berbagai platform media sosial. Bahlil menilai kemunculan meme-meme tersebut bukan sekadar hiburan semata, melainkan indikasi intervensi pihak eksternal yang disinyalir tidak menyambut baik arah kebijakan energi nasional, khususnya langkah progresif pemangkasan importasi bahan bakar minyak (BBM).

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI pada Kamis (22/1/2026), Bahlil mengungkapkan keyakinannya bahwa upaya Indonesia untuk mengurangi ketergantungan impor BBM telah memicu reaksi dari pihak-pihak tertentu. Proyeksi ambisius menargetkan penghentian total impor BBM—meliputi solar, bensin, hingga avtur—pada tahun 2027 mendatang.

Geger Meme Bahlil: Intervensi Asing Takut RI Mandiri Energi?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Jadi impor-impor ini, yang meme-meme kemarin banyak keluar di aku, aku kan tahu, ini bentuk penetrasi eksternal yang dilakukan, dan ini kelakuan kita waktu kita masih aktivis, insya Allah ini tidak berlaku di saya," ujar Bahlil, mengisyaratkan adanya pola yang dikenali dari pengalaman masa lalunya sebagai aktivis.

COLLABMEDIANET

Menurut Bahlil, ketergantungan pada impor BBM selama ini telah menciptakan posisi tawar yang rentan bagi Indonesia di kancah global. Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan visi dan perintah Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kedaulatan energi sebagai pilar utama ketahanan nasional dan stabilitas ekonomi makro.

"Sudah lah kita stop rezim impor ini, kita harus bisa menggunakan apa yang menjadi keunggulan kita secara baik," tegasnya, menyerukan konsolidasi kekuatan domestik untuk mengoptimalkan sumber daya energi yang dimiliki.

Bahlil juga menyoroti peran strategis peresmian Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan oleh Presiden Prabowo Subianto. Proyek kilang modern ini dinilai sebagai fondasi krusial dalam memutus rantai ketergantungan impor BBM. Kehadiran kilang baru tersebut telah berkontribusi signifikan dalam menghentikan impor solar, karena kini produksi solar dapat dipenuhi dari dalam negeri. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi dan mengurangi defisit neraca perdagangan akibat impor migas.

Penghentian impor BBM bukan hanya tentang penghematan devisa, tetapi juga tentang penguatan kapasitas produksi dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan nilai tambah ekonomi di sektor hilir migas. Kebijakan ini diharapkan mampu membawa Indonesia menuju posisi yang lebih kuat dalam dinamika pasar energi global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar