Misteri Pemadaman Jawa Terpecahkan! Dirut PLN Ungkap Fakta Mengejutkan
JAKARTA – Selasa, 23 Juni 2026. Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, akhirnya membeberkan akar masalah di balik insiden pemadaman listrik bergilir yang sempat melanda sebagian besar wilayah Pulau Jawa pada akhir pekan lalu. Menurut Darmawan, gangguan signifikan pada sistem kelistrikan tersebut dipicu oleh kendala teknis pada dua pembangkit listrik berkapasitas besar milik mitra yang terpaksa keluar dari sistem operasional.

Dalam konferensi pers yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Darmawan menjelaskan kronologi kejadian. "Hari Jumat [19 Juni 2026] kami menyampaikan ada dua pembangkit besar milik mitra kami yang mengalami kendala teknis dan terpaksa keluar dari sistem," ujarnya. Situasi ini sontak memicu ketidakseimbangan pasokan daya yang berujung pada pemadaman di berbagai daerah.

Related Post
Menanggapi kondisi darurat tersebut, PLN tidak tinggal diam. Tim gabungan yang terdiri dari teknisi PLN dan mitra pengelola pembangkit segera diterjunkan untuk melakukan perbaikan intensif. Upaya keras ini membuahkan hasil positif. Darmawan mengumumkan kabar baik bahwa pada Minggu malam, 21 Juni 2026, satu dari dua pembangkit yang bermasalah berhasil dipulihkan sepenuhnya. "Dan ada kabar yang baik tadi malam, satu pembangkit besar berhasil dipulihkan dan sinkron dengan sistem kelistrikan di Pulau Jawa dan mulai memasok listrik," jelasnya.
Pemulihan pembangkit vital ini secara signifikan memperbaiki stabilitas sistem kelistrikan di Pulau Jawa, sehingga pemadaman bergilir yang sempat meresahkan masyarakat berhasil diminimalisir. Darmawan menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. "Kami ingin mohon maaf kepada masyarakat karena ketidaknyamanan dengan terjadinya pemadaman bergilir tersebut," katanya.
Lebih lanjut, Darmawan juga memberikan jaminan terkait pasokan energi primer. Ia memastikan bahwa suplai bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan pembangkit, baik untuk pembangkit milik PLN maupun Independent Power Producer (IPP) atau mitra, kini telah mengalir dengan lancar. Hal ini menjadi kunci untuk menjaga keandalan operasional pembangkit dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang, demi mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di Pulau Jawa.







Tinggalkan komentar