Mediaseruni.co.id, KARAWANG - Seafood Gadiz, kenapa sih dikasih nama begitu. Kesannya tidak biasa, bahkan nama itu membuat orang bertanya-tanya. Apakah makanan laut yang disajikan khusus hanya untuk para gadis, dan yang sudah tidak perjaka tidak diperkanankan untuk menikmati.
Tentu saja tidak seperti itu, Gadiz disini ternyata sebuah singkatan dari kata ‘Galuh & Dizah’ yang merupakan nama anak-anak Owner Seafood Gadiz Setiarsih Budiantini, yakni Galuh dan Dizah.
Seperti halnya Foodfess yang lain, Seafood Gadiz juga menerapkan konsep yang sama, yakni konsep teras atau halaman pertokoan. Namun soal cita rasa masakan, tak kalah dengan masakan setingkat restoran besar.
Seafood Gadiz juga menyajikan menu-menu makanan laut yang mantap. Ada kerang, cumi, ikan bakar, bandeng presto, gurame goreng dan ikan nila.
Untuk varian sausnya juga banyak banget. Mulai saus seafood, saus padang, asam manis, saus telor asin, saus lada hitam sampai saus tiram.
“Pelanggan tinggal pilih deh, mau menu apa aja ada, khususnya seafood ya,” tutur Tini sapaan akrab owner Seafood Gadiz kepada tim Bisnis mediaseruni.co.id, kemarin.
Nah, ngomong-ngomong soal rasa? Bukan cuma boleh diadu dengan rasanya restoran, tapi buktiin saja deh sendiri. “Aku sih gak bisa cerita kalau ditanya soal rasa. Buktiin aja sendiri yaa,” ucap Tini lagi.
Kendati demikian, Tini pun sempat berbisik, hampir semua langganan yang sudah nyoba Seafood Gadiz pasti balik, balik dan balik lagi.
Nah, sekarang harganya, dan ternyata harga seporsi Seafood Gadiz juga tidak mahal. Cuma Rp 20 K saja dan paling mahal 45 K.
Eh, tunggu dulu, ternyata Seafood Gadiz pun menyediakan menu yang saat booming di kalangan anak sekolahan, malah sudah jadi ikon lagi, yakni ‘Mie Nyemek’.
“Mie Nyemek ada yang kuah ada yang goreng. Mie Nyemek seafoodnya harganya cuma Rp 15 K loh, murce (murah) kan..,” kata Owner Seafood Gadiz ini, dan mengatakan pelanggan juga bisa DO via Grabfood, Gofood, Shopeefood. (Ari/Ham)

