mediaseruni.co.id – Kabar gembira datang bagi jutaan keluarga di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional ATR BPN telah menyiapkan program ambisius pembagian delapan juta sertifikat tanah tanpa biaya bagi masyarakat berpenghasilan rendah MBR. Inisiatif ini akan bergulir secara bertahap hingga tahun 2028 memastikan kepastian hukum atas kepemilikan lahan.
Menteri ATR BPN Nusron Wahid menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan target ini. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026 satu juta sertifikat akan didistribusikan. Angka ini kemudian akan berlipat ganda menjadi dua juta pada tahun 2027 dan puncaknya lima juta sertifikat akan dibagikan pada tahun 2028. Total keseluruhan mencapai delapan juta sertifikat yang akan sampai ke tangan masyarakat.

Program masif ini menyasar beberapa kategori masyarakat. Kelompok pertama adalah mereka yang menerima bantuan perumahan dari pemerintah. Ini mencakup penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya BSPS atau dikenal sebagai program bedah rumah yang diinisiasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR.

Related Post
Tidak hanya itu penerima bantuan bedah rumah dari Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan juga masuk dalam daftar prioritas. Khususnya bagi penderita TBC yang mendapatkan program bedah rumah dari Kemenkes akan menjadi salah satu fokus utama meskipun data spesifiknya masih dalam tahap penyempurnaan.
Kategori kedua adalah masyarakat yang memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah KPR dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan FLPP. Bagi kelompok ini pemerintah akan memfasilitasi peningkatan status hak dari Hak Guna Bangunan HGB perseorangan menjadi Sertifikat Hak Milik SHM secara gratis.







Tinggalkan komentar