Terungkap! Rahasia BCA Raup Rp14,7 T di Awal 2026!

Terungkap! Rahasia BCA Raup Rp14,7 T di Awal 2026!

JAKARTA – Raksasa perbankan nasional, PT Bank Central Asia Tbk (BCA), kembali menunjukkan dominasinya dengan membukukan kinerja finansial yang cemerlang pada kuartal pertama tahun 2026. Bank dengan kode saham BBCA ini sukses meraup laba bersih konsolidasi sebesar Rp14,7 triliun, melonjak 3,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, dalam konferensi pers virtual yang digelar Kamis (23/4/2026), menjelaskan bahwa performa positif ini tak lepas dari momentum Ramadan dan Idulfitri. "Mengawali 2026, kinerja BCA dipengaruhi momentum Ramadan dan Idulfitri yang mendukung kinerja kredit," ujar Hendra, menegaskan peran krusial periode tersebut dalam mendorong aktivitas ekonomi dan permintaan kredit.

Terungkap! Rahasia BCA Raup Rp14,7 T di Awal 2026!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Secara agregat, portofolio kredit BCA tumbuh solid sebesar 5,6% secara tahunan (year-on-year/YoY), mencapai angka Rp994 triliun per Maret 2026. Angka ini menunjukkan resiliensi dan kemampuan bank dalam menyalurkan pembiayaan di tengah dinamika pasar.

COLLABMEDIANET

Pertumbuhan kredit yang impresif ini didukung oleh basis pendanaan yang sangat kuat. Dana giro dan tabungan (CASA), sebagai tulang punggung likuiditas BCA, tercatat melesat 11,2% YoY menjadi Rp1.089 triliun. Kontribusi CASA terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK) juga sangat dominan, mencapai 85,2%, mengindikasikan kepercayaan nasabah yang tinggi dan efisiensi biaya dana.

Melihat lebih dalam pada struktur penyaluran kredit, BCA fokus pada segmen produktif. Kredit produktif mencapai Rp760,2 triliun, melonjak 7,8% YoY, menjadi pendorong utama pertumbuhan. Tak hanya itu, komitmen perseroan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) juga semakin kokoh. Pembiayaan berkelanjutan yang disalurkan mencapai Rp258,4 triliun, tumbuh 10% YoY, merepresentasikan 26% dari total portofolio pembiayaan bank.

Secara spesifik, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan perhatian khusus, dengan penyaluran kredit yang meningkat signifikan 12% YoY menjadi Rp146 triliun. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung sektor riil. Di sisi lain, pembiayaan hijau (green financing) juga menunjukkan tren positif, naik 7,7% YoY menjadi Rp113 triliun. Yang paling mencolok adalah lonjakan pembiayaan ke sektor energi baru dan terbarukan (EBT) yang fantastis, mencapai 53,5% YoY, menegaskan peran BCA dalam transisi menuju ekonomi hijau.

Kinerja solid di awal tahun 2026 ini memposisikan BCA sebagai salah satu bank terdepan yang mampu menjaga momentum pertumbuhan di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan domestik, sekaligus menunjukkan adaptabilitasnya terhadap tren keberlanjutan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar