mediaseruni.co.id – Era baru kepemimpinan di PT PLN (Persero) resmi dimulai. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan pada Rabu malam, 14 Oktober 2026, Suroso Isnandar secara resmi ditunjuk untuk menduduki kursi Direktur Utama PLN. Ia hadir menggantikan Darmawan Prasodjo yang telah lebih dulu menakhodai perusahaan listrik negara tersebut.
Penunjukan Suroso Isnandar sebagai pucuk pimpinan PLN bukan tanpa alasan. Rekam jejaknya di industri ketenagalistrikan Indonesia dinilai sangat solid, mulai dari aspek teknis hingga manajemen strategis. Sebelum dipercaya memimpin seluruh operasional PLN, Suroso telah mengemban amanah sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT). Posisi krusial tersebut ia duduki berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-159/MBU/06/2025 yang ditetapkan pada pertengahan tahun 2025.

Perjalanan karier Suroso di tubuh PLN menunjukkan progresivitas yang luar biasa. Ia telah melewati berbagai fase penting dalam ekosistem kelistrikan nasional. Pada periode 2019 hingga 2021, ia dipercaya menjabat sebagai General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi. Pengalaman di wilayah Sulawesi ini menjadi modal penting sebelum ia melangkah ke posisi yang lebih kompleks.

Related Post
Memasuki tahun 2021 hingga 2022, Suroso dipercaya memimpin PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali). Peran ini sangat vital karena mengelola stabilitas beban listrik di wilayah ekonomi paling produktif di Indonesia. Tak berhenti di situ, ia kemudian dipercaya memimpin Satuan Digital dan Teknologi Informasi pada Direktorat Utama PLN Kantor Pusat pada periode 2022-2023. Kombinasi antara pengalaman teknis di lapangan dan kemampuan transformasi digital inilah yang menjadi nilai tambah utama bagi Suroso.
Selain keahlian teknis, Suroso juga dikenal sebagai profesional yang sangat memperhatikan aspek tata kelola. Ia mengantongi sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP), sebuah pengakuan atas kompetensinya dalam mengelola risiko perusahaan secara profesional dan terukur.
Secara personal, Suroso Isnandar adalah putra kelahiran Klaten, 12 Agustus 1971. Latar belakang pendidikannya sangat linier dengan bidang yang ia geluti saat ini. Ia merupakan lulusan Sarjana (S1) Power System Engineering dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1994. Ia kemudian memperdalam ilmunya dengan meraih gelar Master of Science in Power System Engineering and Management dari University of Abertay pada tahun 1999.
Komitmennya terhadap ilmu pengetahuan mencapai puncaknya ketika ia berhasil menyelesaikan studi doktoralnya. Suroso meraih gelar Doktor Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2025. Dengan latar belakang pendidikan yang sangat kuat dan pengalaman manajerial yang komprehensif, Suroso kini memikul tanggung jawab besar untuk membawa PLN menuju masa depan energi yang lebih hijau dan digital.









Tinggalkan komentar