Keajaiban PT Timah dan Rahasia BUMN

Keajaiban PT Timah dan Rahasia BUMN

mediaseruni.co.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan mengejutkan terkait kondisi kesehatan finansial salah satu perusahaan pelat merah, PT Timah (Persero) Tbk (TINS). Dalam sebuah kesempatan resmi, kepala negara tersebut memaparkan transformasi luar biasa yang dialami perusahaan tambang timah tersebut, yang kini mampu mencatatkan lonjakan laba yang sangat fantastis.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penyerahan hasil penagihan denda administratif di bidang kehutanan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kejaksaan Agung, Jakarta. Nilai denda yang diserahkan dalam acara tersebut mencapai angka yang sangat fantastis, yakni lebih dari Rp13,2 triliun. Di tengah momentum penegakan hukum tersebut, Prabowo menyoroti bagaimana ketegasan negara dapat berdampak langsung pada performa perusahaan negara.

Keajaiban PT Timah dan Rahasia BUMN
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Salah satu poin yang paling mencuri perhatian publik adalah fakta bahwa PT Timah berhasil mencatatkan kenaikan keuntungan hingga mencapai 900 persen hanya dalam kurun waktu satu tahun. Angka ini terasa sangat kontras jika menilik rekam jejak perusahaan di masa lalu yang kerap dihantui oleh kerugian finansial yang cukup dalam.

COLLABMEDIANET

Prabowo menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak datang begitu saja. Salah satu faktor kunci di balik pembalikan arus keuangan tersebut adalah keberhasilan pemerintah dalam melakukan mitigasi terhadap praktik penyelundupan timah, khususnya di wilayah Pulau Bangka. Selain itu, langkah tegas dalam menguasai kembali lahan-lahan tambang ilegal juga menjadi pilar utama dalam pemulihan kinerja perusahaan.

"Saudara-saudara juga telah menguasai kembali tambang-tambang ilegal seluas 14 ribu hektare. Dari sekian ribu hektare itu, ada ratusan tambang yang sudah kita kuasai. Di Pulau Bangka, penyelundupan timah sudah kita mitigasi dan kita kurangi. Meskipun masih ada yang lolos, kita sudah menertibkannya dengan keras. PT Timah yang selama ini rugi, dalam satu tahun keuntungannya naik 900 persen," tegas Prabowo dalam pidatonya.

Selain menyoroti keberhasilan PT Timah, Presiden juga memberikan catatan kritis mengenai struktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia. Prabowo mengungkapkan sebuah fakta yang cukup mengejutkan dirinya saat pertama kali menjabat sebagai Presiden. Ia mengaku terperanjat ketika melihat data jumlah BUMN yang ada di tanah air.

Berdasarkan data yang ia terima, terdapat sekitar 1.074 entitas BUMN yang terdaftar. Bagi Prabowo, jumlah tersebut dinilai terlalu besar dan tidak efisien untuk dikelola secara optimal. Banyaknya jumlah perusahaan negara ini dianggap menjadi tantangan tersendiri dalam upaya menciptakan tata kelola perusahaan yang ramping, lincah, dan kompetitif di kancah global.

Melalui keberhasilan PT Timah, pemerintah ingin memberikan sinyal bahwa dengan penegakan hukum yang kuat dan pengelolaan sumber daya alam yang tertib, perusahaan negara yang sebelumnya merugi dapat bertransformasi menjadi mesin pencetak laba yang sangat kuat bagi kas negara. Langkah ini diharapkan menjadi preseden baik bagi restrukturisasi BUMN lainnya di masa mendatang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar