Saham AKKU Melonjak Drastis Pekan Ini

Saham AKKU Melonjak Drastis Pekan Ini

mediaseruni.co.id – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan dinamika yang sangat tinggi dalam sepekan terakhir. Pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode perdagangan 5 hingga 9 Oktober 2026 mencatatkan sejumlah kejutan bagi para investor. Sejumlah emiten berhasil mencatatkan lonjakan harga yang fantastis, sementara beberapa lainnya justru harus mengalami koreksi tajam yang cukup signifikan.

Salah satu sorotan utama dalam pekan ini jatuh pada PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU). Emiten ini berhasil menduduki posisi puncak dalam daftar top gainers setelah mencatatkan kenaikan harga yang sangat impresif, yakni mencapai 102,50 persen. Jika menilik data statistik mingguan, harga saham AKKU yang sebelumnya berada di level Rp40 berhasil meroket hingga menyentuh angka Rp81 pada penutupan perdagangan pekan ini. Kenaikan sebesar Rp41 per lembar saham ini menjadikannya primadona baru di kalangan pelaku pasar.

Saham AKKU Melonjak Drastis Pekan Ini
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tak sendirian, AKKU diikuti oleh deretan saham lain yang juga menunjukkan performa hijau yang kuat. Saham ASMI menyusul di posisi berikutnya dengan mencatatkan penguatan sebesar 85,71 persen, bergerak dari harga Rp21 menjadi Rp39. Sementara itu, saham STRK juga tidak kalah atraktif dengan kenaikan sebesar 59,62 persen, yang membawa harganya naik dari Rp52 ke level Rp83.

COLLABMEDIANET

Tren positif ini juga merambah ke saham KKES yang melonjak 57,69 persen ke angka Rp82, serta saham ALKA yang mencatatkan kenaikan 55,91 persen dari Rp4.570 menjadi Rp7.125. Daftar penguat lainnya diisi oleh CSMI yang naik 55,12 persen ke Rp515, PCAR yang menguat 52,54 persen ke Rp90, serta IFSH yang meroket 52,45 persen ke posisi Rp2.020. Selain itu, saham SAFE dan PGLI juga turut memperkuat daftar kenaikan dengan masing-masing mencatatkan pertumbuhan di atas 45 persen.

Namun, di balik euforia kenaikan tersebut, bursa juga diwarnai oleh aksi jual yang menekan sejumlah emiten. PT ERA Merida Sejahtera Tbk (DOOH) menjadi emiten yang paling terpukul dalam pekan ini. DOOH menempati posisi teratas dalam daftar top losers setelah harganya merosot tajam sebesar 26,23 persen, dari semula Rp366 menjadi Rp270 per lembar saham.

Koreksi harga juga menghantam saham INTD yang melemah 22,68 persen ke level Rp300, serta saham TRIN yang turun 21,54 persen menjadi Rp204. Selain itu, saham SONA juga mengalami tekanan jual yang cukup kuat dengan penurunan 18,35 persen ke harga Rp3.070. Terakhir, saham KOTA turut melaporkan pelemahan sebesar 16,88 persen, yang membawa harganya turun dari Rp154 ke level Rp128. Fluktuasi yang tajam ini mengingatkan para investor untuk tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi di tengah kondisi pasar yang volatil.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar