mediaseruni.co.id – Generasi muda kini dituntut untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam isu perubahan iklim dan keberlanjutan global. Lebih dari sekadar memiliki gagasan kreatif, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana mengubah ide-ide tersebut menjadi aksi nyata yang memiliki dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, MNC Sekuritas menjalin kolaborasi strategis dengan Lentera Aksara Community Indonesia (Lens Community) melalui gelaran Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026.
Acara yang mengusung tema "Beyond Ideas: Building Sustainable Impact Through Innovation & Finance" ini diselenggarakan secara daring pada Sabtu (10/10/2026). Forum ini menjadi magnet bagi sekitar 300 peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, profesional muda, pelaku wirausaha, hingga anggota komunitas yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu inovasi, keuangan, dan dampak sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Branch Manager MNC Sekuritas Cabang Indovision, Reha Mauren, menekankan pentingnya sinergi antara kreativitas dan pemahaman finansial. Menurutnya, banyak anak muda yang memiliki ide brilian untuk lingkungan, namun seringkali terbentur pada masalah eksekusi dan keberlanjutan jangka panjang.

Related Post
"Melalui kolaborasi dalam ISF 2026 ini, kami ingin memberikan perspektif baru kepada generasi muda. Kami ingin mereka memahami bahwa literasi keuangan dan pengelolaan sumber daya yang tepat adalah fondasi utama. Tanpa pemahaman finansial yang baik, sebuah inisiatif sosial atau lingkungan akan sulit untuk berkembang dan memberikan dampak yang luas," ungkap Reha Mauren.
Senada dengan hal tersebut, Fairuja Zahrani selaku Founder Lens Community, memberikan pandangan mengenai esensi dari sebuah inovasi. Ia menegaskan bahwa inovasi tidak selalu berarti menciptakan teknologi yang sangat canggih, melainkan keberanian untuk peka terhadap masalah di sekitar dan menghadirkan solusi yang relevan bagi masyarakat.
Fairuja juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem kolaborasi. Ia berharap forum ini menjadi titik awal terbentuknya hubungan jangka panjang antara komunitas, sektor industri, dan institusi formal. Menurutnya, pertemuan berbagai perspektif dalam satu ruang adalah kunci utama agar sebuah gagasan tidak berhenti di atas kertas.
"Ketika berbagai pihak dengan latar belakang dan sumber daya yang berbeda bertemu, peluang sebuah ide untuk tumbuh menjadi dampak nyata akan semakin besar. Kami ingin membangun ruang kolaborasi yang lebih luas, di mana gagasan anak muda dapat didukung oleh sektor industri agar bisa bergerak lebih jauh," tutur Fairuja.
Melalui forum ini, diharapkan muncul bibit-bibit inovator muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cakap secara finansial dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.









Tinggalkan komentar