Misteri Pelantikan Kapolda Metro Jaya

Misteri Pelantikan Kapolda Metro Jaya

mediaseruni.co.id – Rencana pelantikan besar-besaran yang digelar oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada Sabtu malam (3/10) menyisakan satu pertanyaan besar di tengah publik. Mengapa Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto belum melantik Irjen Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru? Padahal, agenda malam ini merupakan momen krusial bagi reorganisasi di tubuh Korps Bhayangkara.

Ternyata, ada alasan mendasar di balik penundaan pelantikan pejabat nomor satu di wilayah hukum Jakarta tersebut. Kepala Biro Penmas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, memberikan penjelasan resmi terkait situasi ini. Menurutnya, keterlambatan ini bukan disebabkan oleh kendala teknis atau birokrasi, melainkan karena alasan spiritual dari pejabat yang bersangkutan.

Misteri Pelantikan Kapolda Metro Jaya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Ada satu Bapak Kapolda Metro sedang umrah, ya. Sedang umrah beliau, tentu nanti akan dilakukan oleh Bapak Kapolri," ujar Trunoyudo saat memberikan keterangan di Markas Besar Polri, Sabtu (3/10) malam.

COLLABMEDIANET

Penunjukan Irjen Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya merupakan bagian dari penyegaran struktur kepolisian. Ia akan mengisi posisi yang sebelumnya dijabat oleh Komjen Asep Edi Suheri. Sementara itu, Komjen Asep sendiri telah dipercaya untuk mengemban amanah baru sebagai Inspektur Jenderal Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Namun, Trunoyudo menambahkan bahwa prosesi serah terima jabatan untuk posisi Irwasum pun masih menunggu momentum yang tepat, menyusul rangkaian agenda pelantikan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Secara keseluruhan, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memimpin agenda besar malam ini dengan melantik dan menyerahkan jabatan untuk 27 pejabat utama di lingkungan Mabes Polri serta sejumlah Kapolda di berbagai wilayah. Perombakan ini mencakup posisi-posisi strategis seperti Kabareskrim, Kabaharkam, Kalemdiklat, hingga Kadiv Propam. Selain itu, terdapat pula pelantikan untuk jabatan Astamarena Kapolri dan Korspripim.

Selain agenda mutasi dan rotasi jabatan, malam ini juga menjadi momen penuh kehormatan bagi puluhan perwira tinggi Polri. Sebanyak 23 perwira tinggi menjalani upacara kenaikan pangkat atau korps raport sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Rincian kenaikan pangkat tersebut meliputi 7 perwira berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen), 14 perwira berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen), dan 2 perwira berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen). Meski pelantikan Kapolda Metro Jaya sempat tertunda karena alasan ibadah, rangkaian perombakan besar ini tetap berjalan sebagai bagian dari upaya Polri dalam memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar