Terkuak! Cadangan BBM & LPG RI, Cukup Sampai Kapan?

Terkuak! Cadangan BBM & LPG RI, Cukup Sampai Kapan?

JAKARTA – Menjelang perayaan Idulfitri 2026, pemerintah Indonesia memberikan jaminan kuat terkait ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di seluruh penjuru negeri. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi mengumumkan bahwa seluruh jenis BBM dan LPG memiliki cadangan yang jauh melampaui batas minimal yang ditetapkan secara nasional, sebuah indikator positif bagi stabilitas ekonomi dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Dalam keterangannya, Bahlil merinci kondisi cadangan BBM utama. Untuk jenis Pertalite, yang merupakan BBM subsidi, stok nasional saat ini mencapai 24,39 hari, angka yang signifikan di atas ambang batas minimal cadangan. Sementara itu, Pertamax (RON 92), sebagai BBM nonsubsidi yang harganya mengikuti dinamika pasar, mencatatkan cadangan impresif selama 28 hari, jauh melampaui batas minimal 11 hari yang ditetapkan. Bahkan, Pertamax Turbo (RON 98) menunjukkan ketahanan pasokan hingga 31 hari. "Untuk urusan bensin, saya kira insya Allah aman," tegas Bahlil, memberikan ketenangan bagi para konsumen dan pelaku usaha.

Terkuak! Cadangan BBM & LPG RI, Cukup Sampai Kapan?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tidak hanya bensin, ketersediaan solar juga menjadi fokus perhatian pemerintah. Cadangan solar subsidi dilaporkan mencapai 16,41 hari, juga melampaui batas aman yang ditetapkan. Untuk solar nonsubsidi, cadangannya bahkan lebih panjang, yakni 46 hari, menunjukkan kapasitas pasokan yang robust. Sektor transportasi udara juga dipastikan aman dengan cadangan avtur yang mencapai 38 hari. Ketersediaan minyak tanah untuk kebutuhan rumah tangga juga dilaporkan tetap terjaga dengan baik.

COLLABMEDIANET

Di sektor energi rumah tangga, pemerintah juga memastikan ketersediaan LPG nasional dalam kondisi aman menjelang periode mudik dan Lebaran. Cadangan LPG nasional tercatat berada di level 15,66 hari. Angka ini dianggap cukup memadai untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang lazim terjadi selama periode puncak hari raya, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan.

Dengan data-data tersebut, pemerintah ingin memastikan tidak ada kekhawatiran di tengah masyarakat terkait pasokan energi. "Kami telah melaporkan kepada Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden bahwa cadangan seluruh BBM dan LPG menjelang hari raya insya Allah aman," pungkas Bahlil, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional demi mendukung kelancaran pergerakan ekonomi dan sosial masyarakat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar