JAKARTA, mediaseruni.co.id – Kamis, 12 Maret 2026 – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dengan tegas menyatakan bahwa cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional berada dalam kondisi yang sangat aman. Ia memastikan pasokan BBM saat ini mencukupi untuk sekitar 23 hari ke depan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying yang tidak perlu.
Pernyataan ini disampaikan Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, merespons spekulasi mengenai ketersediaan BBM. "Kemarin kan saya sudah ngomong di beberapa kali di media, bahwa stok kita itu dalam kondisi yang aman. 23 hari, nggak perlu ada panic buying. 23 hari yang dimaksudkan itu adalah di dalam tangki kita," jelas Bahlil, memberikan klarifikasi penting.
Ia menambahkan, angka 23 hari tersebut hanya merepresentasikan stok yang tersimpan di fasilitas tangki penyimpanan. Namun, pasokan BBM secara keseluruhan jauh lebih dinamis dan terus mengalir. Hal ini dikarenakan aktivitas produksi di kilang-kilang dalam negeri dan proses distribusi dari hulu ke hilir berlangsung tanpa henti. "Tapi kan produksi terus, kita produksi terus dan ada masuk terus. Tolong teman-teman media juga menyampaikan informasi yang enak," imbuhnya, menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat kepada publik.

Related Post
Terkait potensi penyesuaian anggaran subsidi energi, Bahlil mengungkapkan bahwa pemerintah hingga saat ini belum melakukan perhitungan pasti mengenai besaran kenaikannya. Perhitungan tersebut, menurutnya, masih menunggu fluktuasi harga minyak mentah dunia yang cenderung volatil. "Sampai dengan sekarang, kita belum menghitung secara pasti tentang anggaran subsidi, kenaikan subsidi," tegas Bahlil, menandakan bahwa pemerintah masih memantau perkembangan ekonomi global sebelum mengambil keputusan final.









Tinggalkan komentar