mediaseruni.co.id – Markas Besar (Mabes) Polri bersiap menyambut babak baru dalam struktur kepemimpinannya. Setelah Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik pucuk pimpinan Korps Bhayangkara, agenda besar berikutnya adalah upacara serah terima jabatan (sertijab) Kapolri dan Wakapolri yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (2/10).
Kepastian mengenai pelaksanaan upacara ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir. Dalam keterangannya di Mabes Polri pada Kamis (1/10), ia menyebutkan bahwa seluruh rangkaian prosesi transisi kepemimpinan ini akan dipusatkan di markas komando kepolisian tersebut.

Untuk memastikan seluruh prosesi berjalan dengan khidmat dan tanpa kendala, jajaran internal Polri dilaporkan tengah bekerja ekstra keras. Johnny menjelaskan bahwa tim teknis akan menggelar rapat koordinasi pada Kamis malam guna mematangkan detail susunan acara. Hal ini dilakukan agar transisi kepemimpinan dari pejabat lama ke pejabat baru dapat berjalan mulus sesuai protokol yang telah ditetapkan.

Related Post
Senada dengan Johnny, Jenderal Dedi Prasetyo juga memberikan gambaran mengenai rangkaian kegiatan yang akan digelar esok hari. Menurutnya, prosesi sertijab ini tidak hanya sekadar seremoni formal, melainkan mencakup beberapa tahapan penting dalam tradisi kepolisian.
"Persiapan sudah mulai berjalan. Rangkaian acaranya nanti akan meliputi penyerahan pataka, acara pisah sambut, hingga prosesi pelepasan. Insyaallah, seluruh rangkaian tersebut akan dilaksanakan besok di Mabes Polri," ungkap Dedi saat memberikan keterangan kepada awak media.
Perubahan kepemimpinan di tubuh Polri ini bermula setelah Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pada Kamis (1/10). Penunjukan Suyudi merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat institusi kepolisian di bawah kepemimpinan presiden yang baru. Ia akan menggantikan Listyo Sigit Prabowo yang telah mengemban amanah sebagai Kapolri sejak akhir Januari 2021.
Landasan hukum dari pergantian ini merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 96 dan 97/TK/2026 yang mengatur tentang pemberhentian serta pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Selain posisi Kapolri, jabatan Wakapolri juga mengalami pergeseran. Komjen Wahyu Hadiningrat resmi dilantik sebagai Wakapolri yang baru, menggantikan posisi Komjen Dedi Prasetyo. Wahyu sebelumnya dikenal memiliki rekam jejak yang kuat saat menjabat sebagai Asisten Utama Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Kapolri. Sementara itu, Dedi Prasetyo kini mendapatkan mandat baru dari Presiden Prabowo untuk mengemban tugas sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Pergantian estafet kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa energi baru bagi Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di masa mendatang.










Tinggalkan komentar