25 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dilimpahkan ke Kejari Bandar Lampung

LAMPUNG, MEDIA SERUNI – Berkas perkara Kasus penusukan Syekh Ali Jaber dengan tersangka Alfian Andrian resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung oleh Tim Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung.

“Benar hari ini, berkas perkara Kasus penusukan Syekh Ali ljaber dengan tersangka Alfian Andrian secara keseluruhan telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung,” kata Kasat Reskim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana, Senin (21/9/2020).

Dikatakan Rezky, sebelum melimpahkan berkas perkara tersangka Alfian ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemanggil terhadap ibu tersangka untuk diperiksa serta dimintai keterangan.

“Berkas perkara sudah kita limpahkan, ibunda tersangka sudah kita periksa dan dimintai keterangan seputar kasus ini. Selanjutnya kita serahkanlah permasalahan ini kejaksaan untuk memprosesnya lebih lanjut,” tutup Rezky.

Sebelumnya tersangka Alfian melakukan penusukan kepada Syekh Ali Jaber pada Minggu (13/9/2020) di Masjid Falahudin Kelurahan Suka Jawa Kecamatan Tanjung Karang Barat Kabupaten Bandar Lampung.

Tersangka Alfian Andrian (24) merupakan Warga Tamin Gang Kemiri, Kelurahan Suka Jawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat. Motif tersangka melakukan penusukan, dirinya merasa resah mendengar dakwah dari Syakh Ali Jaber.

Pada tanggal 17 September 2020 dilakukan rekonstruksi sesuai Berita Acara Penyidikan (BAP) dan tersangka Alfian memperagakan 17 adegan di dua lokasi berbeda, yakni di rumah tersangka dan Masjid Falahudin.

Berdasarkan hasil rekonstruksi, tersangka telah melakukan perencanaan sebelum melakukan penusukan kepada Syekh Ali Jaber di Masjid Falahudin yang didahului dengan membawa senjata tajam dari rumahnya.

Wartawan : Hairudin
Kabiro : Roffi Permadani

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: