mediaseruni.co.id – Sebuah gebrakan besar tengah disiapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM yang berpotensi mengubah lanskap energi rumah tangga di Indonesia. Pemerintah berencana memperkenalkan tabung Compressed Natural Gas CNG berukuran 3 kilogram sebagai alternatif pengganti elpiji yang selama ini akrab disebut gas melon. Tahap awal produksi tabung gas ramah lingkungan ini ditargetkan mencapai puluhan ribu unit.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaiman mengungkapkan bahwa pengadaan tabung CNG 3 kg akan dilakukan secara bertahap. Rencana ambisius ini dimulai dengan produksi 10 ribu tabung yang kemudian akan ditingkatkan menjadi 20 ribu hingga 30 ribu unit. Pernyataan tersebut disampaikan Laode usai menghadiri pembukaan Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition IIGCE 2026 di Jakarta. Badan usaha yang ditunjuk akan bertanggung jawab penuh atas produksi massal tabung-tabung ini.

Saat ini ESDM tidak tinggal diam. Mereka telah memulai fase uji coba penggunaan CNG ini khusus untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM. Lokasi uji coba dipilih secara strategis yakni di kantin kantor Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi Lemigas. Langkah ini diambil untuk mengevaluasi efektivitas dan kelayakan penggunaan CNG sebelum diluncurkan ke masyarakat luas.

Related Post
Sebelumnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga telah mengisyaratkan komitmen pemerintah dalam proyek ini. Bahlil menyebutkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PT Pindad Persero sebuah perusahaan BUMN terkemuka untuk memproduksi tabung gas CNG 3 kg. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan ketersediaan dan kualitas tabung gas yang akan segera menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.









Tinggalkan komentar