Strategi Baru Dongkrak Devisa Ekspor Nasional

Strategi Baru Dongkrak Devisa Ekspor Nasional

mediaseruni.co.id – Upaya memperkuat struktur ekonomi nasional melalui penguatan sektor ekspor kini memasuki babak baru. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia secara resmi menjalin sinergi strategis dengan Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) guna mengawal arus keluar komoditas unggulan tanah air agar memberikan dampak maksimal bagi negara.

Langkah kolaboratif ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sebuah misi besar untuk menutup celah kebocoran devisa yang selama ini menjadi tantangan serius dalam perdagangan internasional. Fokus utama dari kemitraan ini adalah melakukan pengawasan ketat terhadap praktik manipulasi harga faktur atau yang dikenal dengan istilah under-invoicing, serta praktik manipulasi transfer laba atau transfer pricing.

Strategi Baru Dongkrak Devisa Ekspor Nasional
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengungkapkan bahwa keterlibatan dunia usaha dalam pengelolaan aset negara melalui DSI merupakan langkah konkret untuk mendukung visi "Indonesia Incorporated" yang dicanangkan oleh Presiden. Menurutnya, DSI diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan (engine of growth) yang mampu mengintegrasikan kepentingan sektor swasta dengan target strategis negara.

COLLABMEDIANET

"Kami melihat Danantara memiliki peran sebagai mesin pertumbuhan yang ingin merangkul dunia usaha. Dalam konteks ini, fokus kami adalah bagaimana Kadin dapat berkontribusi aktif mencegah praktik under-invoicing dan transfer pricing. Tujuannya jelas, agar kegiatan ekspor tidak hanya berjalan masif, tetapi juga mampu menyumbangkan devisa secara optimal bagi negara," ujar Anindya Bakrie usai pertemuan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Dalam skema kerja sama ini, Kadin akan mengambil peran krusial sebagai mitra verifikator independen. Kadin akan memastikan bahwa setiap data transaksi ekspor yang dilakukan oleh para anggotanya adalah valid dan sesuai dengan nilai pasar yang sebenarnya. Dengan adanya validasi data di tingkat asosiasi, diharapkan tidak ada lagi celah bagi perusahaan untuk melakukan penghindaran pajak melalui manipulasi nilai barang.

Langkah ini dinilai sangat penting untuk menjamin transparansi arus modal korporasi. Selama ini, praktik pelaporan nilai ekspor yang lebih rendah dari nilai asli sering kali merugikan negara karena jumlah devisa yang masuk ke dalam negeri menjadi tidak sesuai dengan volume komoditas yang dikirim.

Melalui pengawasan bersama antara Kadin dan DSI, ekosistem perdagangan lintas batas diharapkan menjadi lebih bersih, akuntabel, dan terpercaya. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat, di mana pertumbuhan ekonomi yang pesat berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap regulasi keuangan negara. Dengan penguatan ini, Indonesia optimis dapat mengamankan cadangan devisa guna memperkokoh stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar