Sinergi Baru Ekonomi Hijau dan Halal Indonesia

Sinergi Baru Ekonomi Hijau dan Halal Indonesia

mediaseruni.co.id – Indonesia tengah mengambil langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masa depan melalui penguatan ekosistem industri halal dan ekonomi hijau. Upaya ini dilakukan guna menciptakan tata kelola bisnis yang tidak hanya berintegritas tinggi, tetapi juga memiliki keberlanjutan jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) dengan PT Arga Bangun Bangsa (ESQ). Kemitraan ini dirancang untuk menyatukan kekuatan teknis dalam sertifikasi dengan pengembangan kualitas sumber daya manusia yang berbasis karakter.

Sinergi Baru Ekonomi Hijau dan Halal Indonesia
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Presiden Komisaris PT Mutuagung Lestari Tbk, Sandiaga Uno, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen serius dalam mendorong pembangunan ekonomi hijau di tanah air. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar kerja sama bisnis biasa, melainkan jawaban atas tuntutan global terkait isu keberlanjutan.

COLLABMEDIANET

"Pertemuan dan rencana kolaborasi ini adalah wujud komitmen kami untuk bersama-sama membangun ekonomi hijau. Ini juga merupakan bagian dari upaya Indonesia dalam menjawab komitmen internasional terkait pengembangan ekonomi hijau di masa depan," ujar Sandiaga dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Senada dengan hal tersebut, Presiden Direktur MUTU International, Arifin Lambaga, menyambut hangat kemitraan ini. Ia melihat adanya potensi besar dalam menggabungkan keahlian teknis MUTU International yang bergerak di bidang pengujian, inspeksi, dan sertifikasi, dengan keunggulan ESQ dalam bidang pengembangan karakter.

Arifin menilai, ESQ memiliki rekam jejak yang sangat kuat dan diakui secara luas, baik di level nasional maupun internasional, terutama dalam hal pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). "Saya sangat senang bisa bekerja sama dengan PT Arga Bangun Bangsa, apalagi dengan proses rebranding ESQ yang sudah berjalan sangat luar biasa," ungkap Arifin.

Di sisi lain, Pendiri ESQ Corp, Ary Ginanjar Agustian, menjelaskan bahwa kolaborasi ini lahir dari kesamaan visi antara kedua belah pihak. Fokus utama mereka adalah mengembangkan sektor-sektor strategis yang mencakup ekonomi hijau (green economy), ekonomi syariah (shariah economy), serta tata kelola perusahaan yang baik (good governance).

Ary menekankan bahwa paradigma dunia usaha saat ini telah mengalami pergeseran. Perusahaan tidak lagi bisa hanya mengejar profit semata. Di era modern ini, korporasi dituntut untuk memiliki tanggung jawab sosial terhadap manusia serta kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Melalui integrasi antara sertifikasi standar industri dan penguatan karakter SDM, diharapkan ekosistem ekonomi halal dan hijau di Indonesia dapat tumbuh lebih kokoh, kompetitif, dan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar