Rupiah Terancam Ambruk Ini Biang Keroknya

Rupiah Terancam Ambruk Ini Biang Keroknya

mediaseruni.co.id – Nilai tukar rupiah kembali menghadapi tekanan berat pekan ini nyaris menyentuh level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat Kombinasi panasnya tensi geopolitik global dan laju ekonomi domestik yang belum optimal menjadi pemicu utama anjloknya mata uang Garuda dalam sepekan terakhir

Data pasar menunjukkan performa rupiah yang kurang menggembirakan Berdasarkan informasi dari Bloomberg pada penutupan perdagangan Jumat rupiah di pasar spot tercatat di angka Rp17.963 per dolar AS melemah 015 persen dalam sehari Jika dilihat secara mingguan pelemahan mencapai 023 persen dari posisi Rp17.921 pada Jumat pekan sebelumnya

Rupiah Terancam Ambruk Ini Biang Keroknya
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tren serupa juga terlihat pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate Jisdor Bank Indonesia yang ditutup pada Rp17.973 per dolar AS terkoreksi 032 persen harian Dalam sepekan Jisdor juga melemah 016 persen dari Rp17.944

COLLABMEDIANET

Analis Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa tekanan terhadap rupiah pekan ini merupakan hasil dari perpaduan faktor global dan domestik Di kancah internasional sorotan utama tertuju pada eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali memanas

Ia menjelaskan serangan yang dilancarkan pasukan AS terhadap sejumlah instalasi militer Iran segera dibalas dengan gempuran ke markas militer AS di berbagai lokasi strategis seperti Bahrain Kuwait hingga Yordania Situasi ini sontak memicu kekhawatiran serius terhadap keamanan jalur pelayaran vital di Selat Hormuz Implikasinya pasokan minyak dunia berpotensi terganggu yang pada gilirannya dapat melambungkan biaya pengiriman dan premi asuransi secara signifikan

Menurut Ibrahim konflik yang kembali memanas ini menandai permusuhan terburuk antara AS dan Iran sejak gencatan senjata April lalu dengan prospek pembicaraan damai antara kedua belah pihak tampaknya telah pupus sepenuhnya

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar