Jalan Semarang Demak Segera Bebas Banjir Rob

Jalan Semarang Demak Segera Bebas Banjir Rob

mediaseruni.co.id – Kabar baik bagi masyarakat yang sering melintasi jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa, khususnya bagi pengguna jalan di ruas Semarang-Demak. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah melakukan langkah akselerasi melalui proyek peninggian badan jalan guna mengatasi persoalan klasik berupa genangan banjir rob yang kerap menghambat mobilitas warga.

Proyek strategis ini menjadi prioritas utama pemerintah untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas menjelang masa libur panjang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Dengan adanya peninggian ini, diharapkan tidak ada lagi kendala transportasi akibat genangan air yang seringkali merusak struktur jalan maupun menghambat distribusi logistik.

Jalan Semarang Demak Segera Bebas Banjir Rob
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menteri PU, Dody Hanggodo, menekankan bahwa pembangunan infrastruktur konektivitas yang mumpuni bukan sekadar soal membangun fisik jalan, melainkan tentang memperkuat daya saing bangsa. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

COLLABMEDIANET

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan penanganan dan peningkatan kualitas jalan nasional. Fokus utama kami adalah pada jalur-jalur strategis yang memiliki peran krusial dalam mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi logistik nasional," ujar Dody dalam keterangan resminya pada Sabtu (7/11/2026).

Secara teknis, pengerjaan peningkatan kualitas jalan di jalur Semarang-Demak ini memiliki target waktu yang cukup ketat. Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian pekerjaan peninggian badan jalan ini dapat rampung sepenuhnya pada 15 Desember 2026. Hal ini dilakukan agar infrastruktur sudah dalam kondisi prima sebelum lonjakan volume kendaraan pada musim libur Nataru dimulai.

Ada beberapa titik krusial yang menjadi fokus pengerjaan dalam proyek ini. Salah satunya adalah ruas Kaligawe menuju arah Demak. Di wilayah tersebut, badan jalan akan ditinggikan setinggi 1 meter dengan total panjang mencapai 1,12 kilometer. Langkah ini diambil untuk meminimalisir dampak air laut yang sering masuk ke badan jalan saat pasang tinggi.

Selain itu, pengerjaan juga menyasar ruas Simpang 3 Trengguli hingga batas Kabupaten Demak/Kudus dengan panjang total sekitar 2,50 kilometer. Lingkup pekerjaan di area ini tidak hanya sekadar peninggian, tetapi juga mencakup penanganan badan jalan secara menyeluruh, penghamparan lapis perkerasan (layer 2), hingga proses pengecoran beton.

Tidak berhenti di situ, pemerintah juga melakukan pelebaran pada bahu jalan di titik-titik tertentu yang dinilai memerlukan peningkatan kapasitas. Hal ini bertujuan agar jalan tersebut mampu menampung volume kendaraan yang lebih besar serta memiliki kualitas struktur yang lebih kuat dan tahan lama.

Melalui proyek ini, pemerintah berharap konektivitas di wilayah Jawa Tengah, khususnya jalur Semarang-Demak, dapat kembali normal tanpa gangguan banjir rob, sehingga aktivitas ekonomi dan perjalanan masyarakat tetap berjalan aman dan nyaman.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar