IHSG Bidik Level 6.200! Saham Ini Jadi Kunci Cuan Pekan Depan?

IHSG Bidik Level 6.200! Saham Ini Jadi Kunci Cuan Pekan Depan?

JAKARTA, mediaseruni.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bakal menantang rentang level 6.083 hingga 6.203 pada perdagangan pekan depan. Proyeksi optimis ini muncul setelah indeks acuan bursa domestik tersebut menutup perdagangan Jumat (10/7/2026) dengan penguatan 0,20 persen ke posisi 5.942.

Menurut analisis Tim Riset MNC Sekuritas, pergerakan IHSG selama sepekan terakhir juga menunjukkan tren positif. Secara mingguan, IHSG mampu mencatatkan apresiasi sebesar 0,83 persen. Kendati demikian, pergerakannya masih berkutat dalam fase konsolidasi atau sideways, mengindikasikan sentimen pasar yang belum sepenuhnya solid dan masih mencari arah yang lebih jelas.

IHSG Bidik Level 6.200! Saham Ini Jadi Kunci Cuan Pekan Depan?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam analisis teknikalnya, Tim Riset MNC Sekuritas, dalam laporan MNCS Daily Scope yang diterima mediaseruni.co.id pada Minggu (12/7/2026), mengidentifikasi bahwa secara Elliott Wave, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] dalam skenario hitam mereka. Interpretasi ini menyiratkan adanya potensi kelanjutan penguatan, namun dengan kewaspadaan terhadap koreksi.

COLLABMEDIANET

"Oleh karena itu, peluang IHSG untuk melanjutkan tren penguatan dan menguji area resistance krusial di rentang 6.083-6.203 masih terbuka lebar," tulis MNC Sekuritas. "Namun, investor disarankan untuk tetap waspada dan mencermati potensi area koreksi yang berada di level 5.752-5.797."

Untuk mendukung pergerakan, level support krusial IHSG berada di 5.486 dan 5.317, yang dapat menjadi bantalan jika terjadi tekanan jual. Sementara itu, level resistance yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi tren penguatan lebih lanjut berada di kisaran 6.007 dan 6.286.

Dalam konteks prospek pasar yang dinamis ini, MNC Sekuritas menyoroti beberapa saham pilihan yang menarik untuk dicermati oleh para investor. Salah satu rekomendasi yang diberikan adalah saham ARCI dengan strategi Buy on Weakness. Strategi ini menyarankan investor untuk mengakumulasi saham tersebut saat terjadi penurunan harga, dengan harapan akan kembali menguat seiring dengan pergerakan IHSG.

Para pelaku pasar diharapkan untuk terus memantau perkembangan sentimen global dan domestik, serta data ekonomi yang akan dirilis, guna mengambil keputusan investasi yang tepat di tengah potensi volatilitas pasar.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar