Jakarta memanas ratusan warga memadati depan Kementerian Sosial Mereka datang membawa jeritan hati menuntut keadilan atas sistem desil yang dinilai tak sesuai kenyataan Menteri Sosial Gus Ipul dan Wamen Agus Jabo Priyono langsung menemui para pengunjuk rasa
Berbagai kisah pilu terungkap dalam dialog langsung itu Ada yang terkejut desilnya melambung tinggi padahal hidup serba kekurangan Lainnya mengeluh bantuan yang dulu rutin kini raib begitu saja Tak sedikit pula yang sudah berulang kali mengajukan pembaruan data melalui jalur resmi namun tak kunjung membuahkan hasil

Mardiana seorang ibu tiga anak yang sehari-hari bekerja mengupas bawang menjadi salah satu contoh nyata Dengan penghasilan tak lebih dari tiga puluh ribu rupiah per hari ia justru terdata dalam desil 6 "Saya ini orang susah pak rumah saya di pinggir kali" keluhnya lirih di hadapan Gus Ipul

Related Post
Kisah serupa datang dari Sri Sugiarti penghuni Rusun Pesakih Jakarta Barat Selama empat belas tahun menetap di sana ia belum pernah sekalipun merasakan uluran bantuan Kini ia bahkan harus berhenti berdagang demi merawat sang suami yang terbaring akibat stroke "Sudah lapor ke Wali Kota dan Dinas Sosial tapi tak ada jalan keluar bagaimana solusinya Bapak Menteri tolong kami" ujarnya penuh harap
Kekhawatiran juga menyelimuti Julia yang cemas desil keluarganya di angka 6 hingga 10 akan menghambat masa depan pendidikan anak-anaknya









Tinggalkan komentar