Harga Cabai Rawit Melejit, Ternyata Bukan Kelangkaan Produksi!

JAKARTA, mediaseruni.co.id – Senin, 16 Februari 2026 – Gejolak harga komoditas pangan kembali menghantam pasar domestik, dengan cabai rawit merah yang sempat menembus level psikologis Rp100.000 per kilogram. Namun, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan klarifikasi penting: lonjakan ini bukan indikasi kelangkaan pasokan nasional, melainkan dampak langsung dari anomali cuaca yang mengganggu aktivitas panen.

Gambar Istimewa : img.okezone.com

Hasil pemantauan dan inspeksi mendadak Bapanas di sentra distribusi utama, Pasar Induk Kramat Jati, menunjukkan bahwa harga cabai rawit merah kini berada di kisaran Rp80.000 per kilogram. Angka ini sedikit mereda dibandingkan pekan sebelumnya yang sempat menyentuh puncak Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram, memicu kekhawatiran di kalangan konsumen dan pelaku usaha.

COLLABMEDIANET

Related Post

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan bahwa secara fundamental, produksi cabai rawit di tingkat nasional masih dalam kondisi yang sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan pasar. Permasalahan utama terletak pada aspek logistik dan operasional di lapangan yang terganggu oleh faktor iklim.

"Produksi sebenarnya sangat cukup, tetapi masalahnya di petik. Saat hujan tinggi, tenaga kerja tidak berani memetik karena cabai akan cepat busuk," terang Deputi Ketut dalam pernyataan resminya, Senin (16/2/2026).

Intensitas curah hujan yang tinggi secara signifikan menghambat proses pemetikan. Para petani dan tenaga kerja panen cenderung menunda aktivitas di lahan basah guna menghindari risiko kerusakan produk yang lebih cepat membusuk setelah dipetik dalam kondisi lembap. Situasi ini secara langsung menciptakan hambatan pada jalur distribusi dari sentra produksi ke pasar, menyebabkan pasokan yang masuk menjadi terbatas meskipun ketersediaan di tingkat petani sebenarnya melimpah. Fenomena ini menggarisbawahi kerentanan rantai pasok pangan terhadap perubahan iklim dan pentingnya strategi mitigasi yang adaptif untuk menjaga stabilitas harga komoditas strategis.


Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar