23.9 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

Sudah Dilaporkan ke Polisi karena Dugaan Penganiayaan, Namun Oknum Kades di Pemalang Belum Diperiksa

Mediaseruni.co.id, PEMALANG JATENG – Nasib naas menimpa Mj (45) warga Dusun Sokorojo Desa Panjunan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Dia jadi korban penganiayaan hingga mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya.

Ditemui awak media di rumahnya di Desa Panjunan, Minggu 25 Desember 2022, Mj menuturkan kronologi terjadinya pemukulan dan tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan oknum kades berinisial S.

Kejadian berawal saat dirinya bertemu istri S dan menceritakan privasi sang oknum kades kepada istrinya pada tanggal 2 Desember tahun 2022 lalu.

“Awalnya saya ketemu istri pak kades lebih kurang tiga minggu yang lalu, dan saya cerita kepada istri pak kades tentang privasi pak kades,” ujarnya.

Bahkan Mj berpesan kepada istri kades agar apa yang disampaikannya tidak sampai ke suaminya. Namun, ternyata disampaikan juga kepada suaminya, hingga membuat marah S.

Tidak lama setelah itu, Mj, melanjutkan, S datang marah – marah dan melakukan pemukulan. “Tangan dan leher saya dipukul. Dia juga bawa pentungan pukul dinding dan meja rumah saya, lalu kemudian menyeret saya untuk ikut kerumahnya,” ungkap ibu Mj.

Masih dituturkan Mj, begitu sampai di rumahnya S masih marah-marah dan mengancam Mj. Beruntung saat itu, lanjut Mj, istrinya
terus melerai sehingga Mj tidak terlalu parah dapat amukan S.

Sementara saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu 24 Desember 2022, S membantah dirinya telah melakukan pemukulan. Bahkan balik menuturkan kronologis kejadian.

“Awalnya saya mendatangi rumah saudari Mj dengan maksud mempertanyakan perihal omongannya kepada istri saya yang kurang pas. Lalu saya ajak dan bawa saudara Mj kerumah untuk musyawarah agar tidak berlarut-larut masalah kesalahpahaman ini,” terang S.

Malah, lanjut S, persoalan tersebut juga sudah dimediasi oleh BPD dan perangkat desa agar permasalah kesalahpahaman tersebut tidak melebar kemana-mana. Namun Mj menolak, bahkan, sebut S, Mj sudah melaporkan persoalan tersebut ke Polsek Petarukan pada 6 Desember 2022.

“Saya selaku orang yang di tuakan didesa Panjunan ini tentu akan bertanggung jawab atas kekhilafan dan kekurangan saya, karena masalah ini sudah dilaporkan oleh Mj ke Polsek Petarukan, pasti saya akan ikuti prosesnya,” jelas S.

Tidak sampai disitu, sebagai Kades Panjunan S juga menyampaikan permintaan maafnya atas ramainya kasus ini hingga sampai ke media massa.

“Mohon maaf bila pelayanan kepada masyarakat jadi terganggu, saya sudah mencoba untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, akan tetapi saudara Mj belum mau,” pungkas S.

Informasi yang diterima mediaseruni, kasus ini sudah dilaporkan Mj dengan didampingi LBH ke Polsek Petarukan pada tanggal 6 Desember 2022, akan tetapi terduga pelaku penganiayaan belum ada proses lebih lanjut. (Alwi/Tim)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Stay Connected

2,411FansSuka
146PengikutMengikuti
28PengikutMengikuti

Latest Articles

%d blogger menyukai ini: