mediaseruni.co.id – Bursa saham Indonesia menghadapi pekan penuh tekanan Indeks Harga Saham Gabungan IHSG anjlok signifikan setelah investor asing secara masif melepas kepemilikan saham mereka. Sepanjang periode 7 hingga 11 September 2026 tercatat aksi jual bersih mencapai Rp336 triliun atau setara 1913 juta dolar Amerika Serikat.
Angka penjualan ini berbalik drastis dari pekan sebelumnya saat investor asing masih menunjukkan kepercayaan dengan membukukan pembelian bersih Rp231 triliun atau 1303 juta dolar Amerika Serikat. Perubahan sentimen investor global ini menjadi pemicu utama tekanan pasar domestik.

IHSG menutup perdagangan pekan ini pada level 6541377 angka ini menunjukkan penurunan 95098 poin atau 143 persen dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di level 6636475. Selama lima hari perdagangan IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6712502 namun juga sempat terperosok ke level terendah 6462960.

Related Post
Selain anjloknya indeks aktivitas perdagangan juga menunjukkan perlambatan yang signifikan. Rata-rata volume transaksi harian sepanjang pekan ini hanya mencapai 3609 miliar saham sebuah penurunan tajam 2634 persen dari rata-rata 4899 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Nilai transaksi harian rata-rata juga terpangkas 1488 persen menjadi Rp1636 triliun dari sebelumnya Rp1922 triliun. Frekuensi transaksi harian turut menurun 707 persen menjadi 222 juta transaksi.
Secara keseluruhan selama lima hari perdagangan Bursa Efek Indonesia mencatatkan total volume transaksi sekitar 18043 miliar saham dengan nilai transaksi Rp8180 triliun dan frekuensi 1109 juta transaksi. Penurunan ini mengindikasikan kehati-hatian investor di tengah sentimen negatif pasar.









Tinggalkan komentar