mediaseruni.co.id – Sebuah gebrakan besar siap mengubah lanskap keuangan Indonesia. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berencana membuka rekening bank untuk setiap warga negara yang telah menginjak usia 17 tahun. Bukan sekadar rekening biasa, saldo awal sebesar Rp50.000 akan langsung mengisi dompet digital jutaan penduduk. Langkah ambisius ini pertama kali diumumkan pada 7 September 2026, dengan tujuan utama memperluas akses finansial dan mempermudah penyaluran berbagai program bantuan sosial di masa mendatang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Presiden secara langsung meminta agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki rekening bank. "Ke depannya, berbagai program bantuan pemerintah akan dikirimkan langsung ke rekening-rekening yang telah disiapkan untuk warga tersebut," jelas Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan. Untuk mewujudkan hal ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah diminta untuk mempersiapkan pembukaan rekening secara massal.

Kebijakan ini menyasar sekitar 200 juta jiwa penduduk Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas. Bayangkan, setiap individu dari kelompok usia ini akan segera memiliki akses ke layanan perbankan modern.

Related Post
Angka fantastis Rp11 triliun disiapkan dari kas negara untuk memuluskan program ini. Perhitungan ini didasarkan pada perkiraan 200 juta rekening dikalikan saldo awal Rp50.000. Airlangga menegaskan bahwa saldo awal tersebut bukan sekadar angka di atas kertas. "Bisa, bisa ditarik," katanya, memastikan dana tersebut dapat langsung digunakan oleh pemiliknya tanpa terpotong biaya administrasi atau pungutan lainnya. Ini berarti dana tersebut tidak akan mengendap, melainkan dapat langsung dimanfaatkan.
Pertanyaan mengenai sumber dana pun terjawab lugas: seluruhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Program ini sedang dalam tahap persiapan matang dan ditargetkan dapat segera diimplementasikan dalam waktu dekat.









Tinggalkan komentar