mediaseruni.co.id – Kabar melegakan datang dari Flores pasca guncangan gempa dahsyat. Distribusi energi vital seperti Bahan Bakar Minyak BBM ke berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum SPBU di wilayah terdampak kini digenjot habis-habisan. Langkah cepat ini diambil untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan roda ekonomi segera berputar kembali.
Upaya pemulihan suplai tidak main-main melibatkan pengalihan pasokan dari daerah lain, pengerahan belasan mobil tangki tambahan dari Bima Nusa Tenggara Barat, serta percepatan maksimal pembukaan kembali SPBU yang sempat terhenti.

Sebelas unit mobil tangki BBM berkapasitas masing-masing 16 ribu liter, ditambah mobil tangki avtur dengan kapasitas serupa, diberangkatkan dari Bima. Armada vital ini tiba dengan selamat di Labuan Bajo pada pagi hari 17 Agustus 2026. Tanpa buang waktu, para awak mobil tangki langsung bergerak menuju SPBU tujuan masing-masing demi mempercepat penyaluran BBM kepada warga.

Related Post
Sebagai bukti nyata percepatan pemulihan, dari total 52 SPBU yang ada, sebanyak 47 di antaranya kini telah aktif melayani masyarakat. Sementara itu, lima SPBU lainnya masih dalam pantauan ketat dan evaluasi berkelanjutan untuk segera bisa beroperasi penuh.
Kitty Andhora VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dan memantau kondisi di lapangan. "Fokus utama kami adalah menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat dan memastikan proses normalisasi berjalan secepat mungkin. Pasokan kami alihkan dari wilayah yang memungkinkan, dan begitu tiba langsung kami distribusikan ke SPBU tujuan," ujarnya pada Senin 17 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa aspek keselamatan dan kesiapan operasional menjadi prioritas utama sebelum SPBU dibuka kembali.
Pertamina Patra Niaga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan menggunakan BBM maupun LPG secara bijak sesuai kebutuhan. Segala informasi terbaru terkait operasional SPBU dan perkembangan normalisasi akan terus diperbarui dan dapat diakses melalui Pertamina Contact Center 135.







Tinggalkan komentar